SOLOK, METRO
Setelah melakukan pencarian selama dua hari, Razka Fandra (6) ditemukan dalam kondisi tertelungkup tak bernyawa di aliran Batang Lembang, di kawasan Bawah Bungo, Kelurahan VI Suku, Kota Solok, Minggu (23/8) sore. Jasad korban ditemukan mengambang sekitar satu kilometer dari lokasi korban dilaporkan hanyut.
Kalaksa BPBD Kota Solok, Iklas mengatakan, jasad korban terlihat oleh petugas dan warga yang tengah melakukan pencarian, tersangkut di ranting bambu di tengah sungai. Setalah itu, petugas dibantu warga langsung mengevakuasi jasad korban dan dibawa ke Rumah Sakit Tentara Solok.
“Sebelum ditemukan tewas, korban dilaporkan hanyut di aliran Batang Lembang, Kota Solok, pada Sabtu (22/8). Korban yang merupakan anak ke empat dari enam bersaudara dari pasangan Ujang Satria dan Nelvy Deswita awalnya terlihat mandi di sungai bersama teman temannya,” kata Ikhlas.
Ikhlas menjelaskan, korban tinggal bersama keluarganya di Kelurahan VI Suku, Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok. Awalnya bersama dua rekannya Abdul dan Langit mandi-mandi di tepian sungai bagian yang dangkal. Namun saat mandi, korban mencoba berenang agak ke bagian tengah yang cukup berarus. Malang, korban terbawa oleh arus sungai dan tenggelam.
“Kedua teman korban sempat mencoba untuk mengejar, namun tidak sempat menolong korban. Kedua teman korban berinisiatif untuk meminta bantuan pekerja bangunan di sekitar lokasi. Kedua rekan korban itupun minta tolong pada pekerja bangunan Masjid yang ada di lokasi dan langsung diberitahukan ke masyarakat sekitar,” jelas Ikhlas.
Ditambahkan Ikhlas, mendapat informasi anak hanyut di sungai, petugas SAR diturunkan dalam operasi pencarian. Pencarian dilakukan selama dua hari dan korban baru ditemukan. Korban ditemukan selesai adzan ashar. Saat ditemukan, celana pendek korban masih melekat di tubuhnya. Oleh tim SAR gabungan, jasad korban langsung dievakuasi.
“Dengan ditemukannya korban, proses pencarian pun ditutup. Semua petugas yang diterjunkan ke lokasi sudah ditarik lagi. Setalah dibawa ke rumah sakit, jasad korban kemudian dibawa ke rumah duka di kawasan kelurahan VI Suku kota Solok untuk dimakamkan,” ujarnya. (vko)





