METRO PADANG

Meninggal, Pedagang Ayam Diduga positif Covid-19, Andree: Pasar Raya masih Aman

0
×

Meninggal, Pedagang Ayam Diduga positif Covid-19, Andree: Pasar Raya masih Aman

Sebarkan artikel ini

PASAR RAYA, METRO
Beberapa hari belakangan, pedagang dan sekaligus pembeli di Pasar Raya Padang resah. Hal ini menyusul telah meninggalnya seorang pedagang ayam yang diduga karena menderita Covid-19.

Kabar meninggalnya salah seorang pedagang ayam itu menjadi buah pembicaraan di kalangan pedagang. Sejumlah pembeli pun ikut memberikan tanggapan. “Ada yang meninggal di los ayam. Semoga tidak banyak yang tertular atau berstatus orang tanpa gejala (OTG),” sebut Mainar (50).

Ia berharap penularan Covid-19 di los ayam tidak menyebar di blok-blok lainnya di Pasar Raya. Sehingga kejadian di Fase VII yang sempat viral karena banyak yang Covid-19, tidak terulang lagi. “Semoga cepat diambil tindakan oleh Dinas Perdagangan untuk mensterilkan pasar ini kembali,” tandas Mainar.

Pembeli lainnya, Rina (42) juga mengaku riskan saat berbelanja. Apalagi diantara keramaian, karena bila lengah bisa tertular. “Kemarin ini sudah mulai reda. Kini ramai pula kembali. Harus berhati-hati juga kita saat berbicara sama orang agar tidak dekat-dekat. Terkadang saya lupa,” tandasnya.

Seorang pedagang, David (45) mengungkapkan, perlu ada kepatuhan secara terus menerus bagi pedagang dan pembeli agar selalu memakai masker. “Tidak bisa tidak, Covid-19 ini telah menjadi-jadi kembali. Bagusnya kita pakai masker terus,” sebut David.

Pengurus pedagang ayam Pasar Raya Padang, Rajabman, kabar meninggalnya salah seorang pedagang ayam di los ayam perlu diluruskan. Menurutnya, bersangkutan memang sudah lama menderita penyakit kronis yakni jantung, liver dan gula. Sejak beberapa bulan belakangan, beliau jarang ke pasar karena harus menjalani pengobatan.

“Namun sekarang tiba-tiba, beliau meninggal. Kita tak tahu apakah memang Covid-19 itu penyebab utamanya beliau meninggal. Tapi yang jelas sebagai pengurus, kita mengetahui, bahwa beliau itu memang sudah lama menderita sakit. Bahkan, sudah berobat sampai ke Jakarta. Sudah pasang cincin pada jantung sebanyak dua kali,” urainya.

Ia berharap informasi miring ini perlu diluruskan. Menurutnya hingga saat ini semua pedagang di los ayam Pasar Raya Padang dalam keadaan sehat. Mereka berjualan selalu memakai masker. Bahkan penyemprotan disinfektan dilakukan sevara rutin.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Andree Algamar menegaskan bahwa pedagang ayam yang meninggal karena Covid-19 itu bukan tertular dari Pasar Raya, tapi dari luar.

Untuk saat ini menurutnya, belum ada pedagang yang murni tertular Covid-19 karena aktivitas di Pasar Raya. Dengan demikian, Pasar Raya masih aman dan tidak perlu ditakuti pengunjung.

Kuncinya sebut Andree adalah disiplin diri dari semua pedagang dan pembeli. Ia kembali mengimbau agar semuanya memakai masker, selalu cuci tangan dan jaga jarak. Pada Rabu (19/8) lalu ungkapnya, los ayam dan kawasan lainnya di Pasar Raya sudah disemprot disinfektan.

Tak hanya itu sebut Andree, saat ini juga telah ada tiga bilik sterilisasi di Pasar Raya. Saat ini, petugas juga terus melakukan razia masker sekali dalam dua jam di kawasan Pasar Raya. (tin)