LIPUTAN KHUSUSSOLOK/SOLSEL

Wako dan Wawako Shalat Idul Adha Bersama Warga, Tetap Perhatikan Protokoler Kesehatan

0
×

Wako dan Wawako Shalat Idul Adha Bersama Warga, Tetap Perhatikan Protokoler Kesehatan

Sebarkan artikel ini

Pasangan kepala daerah, Wali Kota Solok Zul Elfian bersama Wakil Wali Kota Solok Reinier melaksanakan Shalat Idul Adha berbaur bersama dengan ratusan masyarakat di Lapangan Merdeka, Jumat (31/7).

Wali Kota Zul Elfian yang datang bersama keluarganya sekitar pukul 07.15 WIB. Dan disusul rombongan keluarga Wakil Wali Kota Solok. Sejumlah pejabat daerah juga tampak salat Idul Adha di apangan Merdeka tersebut. Selain itu lapangan Merdeka juga dipenuhi jamaah shalat Id yang terdiri dari masyarakat Kota Solok, yang berbaur dengan pasangan kepala daerah wako dan wawako Solok.

Memang dibandingkan dengan lebaran tahun sebelumnya, jumlah masyarakat yang melaksanakan salat idul Adha tahun 1441 H di lapangan Merdeka jauh berkurang. Diperkirakan hanya sekitar 50 persen atau hanya sekitar 800 orang.

Baca Juga  Wawako Buka Pesta Siaga Kwarcab Pramuka Kota Solok, Tingkatkan Wawasan dan Keterampilan Peserta

Sebagaimana arahan protokol kesehatan, seluruh masyarakat yang mengikuti shalat Idul Adha di lapangan Merdeka dan tempat lainnya di Kota Solok, diwajibkan memperhatikan protokoler kesehatan terutama Covid-19. Sehingga, jamaah diajibkan mengenakan masker dan membawa sajadah sendiri.

“Memang jumlah masyarakat yang sholat di Lapangan Merdeka dibatasi, jarak antar jemaah sekitar satu meter, diluar itu, masyarakat diarahkan ke Masjid Agung Al Muhsinin dan masjid lainnya,” terang Heppy Darmawan.

Lantunan takbir menggema di penjuru lapangan merdeka. Salat Idul Adha dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Salat dipimpin oleh Ustaz Nofriyon, S.Iq. usai salat langsung dilanjutkan dengan khutbah Idul Adha. Bertindak sebagai khatib, Dr Zulheldi Hamzah yang merupakan dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol Padang. Dalam khutbahnya, Dr. Zulheldi mengupas soal ibadah kurban.

Baca Juga  Sebulan, UTD RSUD Solsel Butuh 100 Kantong Darah

Menurut Kabag Kesra Kota Solok, memang dalam pelaksanaan salat Idul Adha tahun ini memang dipercepat dari biasanya, tanpa meninggalkan syarat dan rukun sesuai syariat Islam. “Memang sesuai arahan, prosesi salat Idul Adha lebih dipercepat dari biasanya. Hal ini mengingat Kota Solok masih berstatus zona merah dengan penambahan kasus positif yang cukup tinggi,” kata khatib.

Usia salat Idul Adha, seperti biasa tetap dilakukan silahturahmi di kediaman dinas Wali Kota Solok dan Wakil Wali Kota Solok, namun seluruh pengunjung wajib mematuhi protokol Covid-19. (vko)