PADANGPARIAMAN, METRO
Camat Ulakan Tapakis, Kabupaten Padangpariaman, kemarin, melantik pengurus Karang Taruna Kecamatan Ulakan Tapakis masa bakti 2020-2022. Kegiatan yang merupakan peristiwa bersejarah bagi warga karang taruna ini, pada awalnya direncanakan bertempat di halaman kantor Camat Ulakan Tapakis.
Pengurus yang dilantik langsung oleh camat tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama musyawarah karang taruna nagari se-Kecamatan Ulakan Tapakis pada 23 Februari lalu.
Acara pelantikan yang mengusung tema, ”menumbuhkan dan meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap pembangunan daerah yang berkelanjutan” ini, berlangsung dengan khidmat dan lancar.
Karena terjadinya pandemi Covid-19, dimana situasinya pada waktu itu tidak membolehkan segala aktivitas apapun. “Saat ini baru bisa kita laksanakan pelantikannya berdasarkan Surat Keputusan Camat Ulakan Tapakis nomor 13/SK/CUT-2020 tanggal 4 Mei 2020 tentang Pembentukan susunan pengurus Karang Taruna Kecamatan Ulakan Tapakis periode 2020 – 2022,” kata Camat Ulakan Tapakis Ali Amri.
Sebagai ketua ditetapkan Adi Saputra, wakil ketua Rahma Febri, Sekretaris Dendi Musril, Wakil Sekretaris Indah Sapitri dan bendahara Neli Agustin serta sembilan orang Koordinator Bidang berikut dengan anggotanya.
Terlihat hadir dalam acara tersebut, dua orang anggota DPRD Padangpariaman, Syafrial Amir dan Alfa Edison, kemudian wali nagari Tapakis Soni Aprison yang juga sebagai Ketua Forum wali nagari se Kecamatan Ulakan Tapakis dan ketua Karang Taruna Demisioner Ade Candra,ST. yang juga mantan wali nagari Ulakan dan para undangan lainnya.
Camat Ulakan Tapakis Ali Amri menyampaikan setelah sekian lama karang taruna kecamatan ini tidak terlihat kiprahnya, kali ini diharapkan aktif kembali dan harus memberi kontribusi terbaik dalam perkembangan pemuda kecamatan.
“Pemuda itu harus kuat dan kokoh, karena nantinya akan menghadapi persaingan di era global. Karang taruna harus didepan dan memenangkan persaingan itu,” ujarnya.
Syafrial Amir menyatakan beberapa momentum sejarah seperti Kebangkitan Nasional, Sumpah Pemuda dan masa revolusi tahun 1945, senantiasa diwarnai oleh peran heroik pemuda.
“Disini sudah tidak diragukan lagi, bahwa peran kaum milenial sangat patut dipertimbangkan untuk transformasi kepemimpinan,” ujarnya.
Ketua forum wali nagari Soni Aprison mengatakan, sejauh ini perkembangan pemuda di kecamatan Ulakan Tapakis memang sudah terlihat. Mulai dari gerakan-gerakan yang dilakukan ditengah masyarakat dan peran mereka sebagai relawan covid-19 memang sangat membantu kami di nagari.
“Hal itu disebabkan, karena mereka berada dalam satu wadah yaitu Karang Taruna Kecamatan Ulakan Tapakis, yang keberadaannya diakui mukai dari daerah sampai ke tingkat nasional,” ujarnya.
Sementara itu Ketua karang taruna Adi Saputra menyampaikan dirinya ketek jolong ka gadang, tentunya butuh bimbingan dan arahan dari senior dan seluruh dewan pembina.
“Kepada rekan-rekan pengurus saya ingatkan bahwa kita kaum pemuda ini diibaratkan seperti matahari pukul 12 siang, panasnya sangat terik dan bercahaya sangat terang.
Jangan sampai masa-masa emas ini, kita sia-siakan untuk berhura-hura dan melakukan hal yang tidak bermanfaat,” tambahnya mengakhiri.(efa)





