BERITA UTAMA

Walah! Cucu Nekat Tipu Neneknya

0
×

Walah! Cucu Nekat Tipu Neneknya

Sebarkan artikel ini

Pandai besi, SG (29) dibekuk aparat Polres Pariaman karena menipu neneknya sendiri. Pelaku menukar gelas emas keroncong dengan imitasi.
PARIAMAN, METRO–Melihat gelang emas milik neneknya, SG (29), tergoda untuk memilikinya. Lelaki yang bekerja sebagai pandai emas di Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padangpariaman ini menyusun rencana. Dengan keahliannya sebagai pandai emas, gelang emas milik sang nenek ditukar dengan imitasi.
”Pelaku SG sudah dibekuk pada Rabu (23/11) lalu, karena terbukti melakukan penipuan terhadap neneknya sendiri, Mariani (54), warga Nan Sabaris,” kata Kapolres Pariaman AKBP Ricko Junaldi SIk dan Kasat Reskrim Polres Pariaman AKP Hidup Mulia, Sabtu (26/11).
Aksi tipu-tipu dilakukan pelaku bermula saat mengetahui neneknya baru saja membeli gelang emas senilai Rp20 juta. Sang nenek membeli emas di Toko Mas Fitri Rani di Pasar Kuraitaji, Senin (21/11). Setelah membeli gelang emas, ibu rumah tangga (IRT) itu pulang ke rumah dan menyimpannya.
”Pelaku mengetahui neneknya pulang ke rumah membawa gelang emas. Rencana untuk mengambil gelang itupun disusun pelaku,” sebut AKP Hidup Mulia.
Dengan aktingnya, pelaku berhasil mengelabui neneknya sendiri. SG menyebut, jika orangtuanya tengah sakit di Bengkulu. Pelaku meminjang gelang emas tersebut.
”Nenek pelaku pun menyerahkan gelang emasnya itu kepada SG untuk dipergunakan. Namun, tidak lama kemudian SG kembali kepada neneknya untuk memulangkan gelang emas yang baru dipinjamnya itu, karena takut neneknya tidak memiliki gelang emas,” ungkap Hidup Mulia.
Akan tetapi, anehnya, gelang emas yang dikembalikan SG itu berupa perak. Diketahui gelang emas itu berupa perak setelah sang nenek kembali menukarkan gelangnya itu kepada toko mas tempat membelinya, di Toko Mas Fitri Rani. Ternyata, gelang itu bukan lagi emas, karena sudah dipalsukan oleh SG.
“Nenek pelaku langsung melapor ke Polres Pariaman. Pelaku berhasil ditangkap. Barang bukti gelang emas keroncong imitasi diamankan untuk melengkapi berkas kasus,” tandasnya. (efa)