SOLOK, METRO
Tindakan tes swab terhadap masyarakat di Kabupaten Solok terjadi peningkatan yang cukup signifikan. Peningkatan ini terjadi selain bersifat situasional, peningkatan yang terjadi sejak dua hari kemarin karena adanya Program Pool Test.
Program dengan melakukan pemeriksaan kelompok, di mana sampel individu digabung menjadi satu kelompok/pool. Untuk unit sampling dalam program ini satu orang per KK per rumah dengan jumlah keseluruhan sampel Kabupaten Solok sebanyak 1.684 orang.
Dari keterangan Juru Bicara Covid 19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam mengatakan, angka tersebut dibagi menjadi 30 kluster dan satu kluster terdiri dari 54-56 sampel. Dari data yang ada sejauh ini terkait penanggulangan covid 19 di daerah Kabupaten Solok, jumlah ODP sebanyak dua orang. Untuk PDP yang menjalani perawatan berjumlah sebanyak tiga orang.
Sementara pasien dengan status PDP isolasi mandiri satu orang. Untuk pasien Positif adalah sebanyak 9 orang. ”Jumlah tes swab terjadi peningkatan yang signifikan sejak hari kemaren karena adanya Program Pool Test, yakni pemeriksaan kelompok, di mana sampel individu digabung menjadi satu kelompok,” ujar Syofiar.
Tujuan Pool Test untuk mengidentifikasi insiden Covid-19 di Kabupaten Solok. Selain itu untuk mengetahui individu yg terinfeksi covid-19 di Kabupaten Solok sebagai dasar melakukan tracking. Kegiatan ini dilaksanakan dari 6 sampai 15 Juli dan dilakukan di seluruh nagari. Berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatera barat No. 180-378-2020 tanggal 7 Juni, telah diberlakukan pelaksanaan tatatanan normal baru.
”Untuk Kabupaten Solok, kita berpedoman pada Perbup No. 25 Tahun 2020 tanggal 3 Juni 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Pola Hidup Baru dalam rangka Penanganan dan Antisipasi Covid-19 di Kabupaten Solok yang juga sudah dilengkapi dengan petunjuk pelaksanaan dalam bentuk Instruksi Bupati Solok,” jelasnya. (vko)





