METRO PADANG

Pemotongan Hewan Kurban 2020, Distan Padang Siapkan Edaran Protokol Kesehatan

0
×

Pemotongan Hewan Kurban 2020, Distan Padang Siapkan Edaran Protokol Kesehatan

Sebarkan artikel ini

LUBUK MINTURUN, METRO–Dinas Pertanian Kota Padang sudah menyiapkan draf edaran tentang protokol kesehatan disaat pandemi Covid-19 ketika pemotongan hewan kurban hari raya Iduladha tahun 2020 nanti.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Padang, Sovia Heriani mengatakan, petugas kurban dan peserta kurban harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19 tersebut.

Menurutnya, aturan protokol kesehatan tersebut di antaranya peserta kurban harus dalam kondisi sehat. Sebelum pemotongan hewan korban, orang yang menyaksikan harus mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

“Mereka juga harus menggunakan masker dan mengindari kontak fisik, menjaga jarak,” ujar Sovia.

Baca Juga  Buya Syafii Maarif Wafat, Andre Rosiade: Indonesia Kehilangan Tokoh dan Ulama Besar

Ia menambahkan, pengurus masjid harus mengatur waktu kedatangan peserta kurban dan diberi tanda batas antrean atau tempat duduk. “Setelah selesai pemotongan hewan kurban, segera pulang dan sesampai di rumah segera mandi dan ganti baju,” ungkapnya.
Kemudian terang Sovia, selain panitia pemotongan hewan kurban dan peserta kurban, masyarakat lain tidak diperbolehkan ikut menyaksikan dan daging kurban akan diantarkan ke rumah masing-masing warga.

“Untuk daging kurban diantarkan ke rumah-rumah untuk menghindari penumpukan atau kerumuman warga dan pengawasannya dilakukan oleh aparat setempat,” tandasnya.

Diprediksi Turun

Sovia Heriani memperkirakan jumlah hewan kurban tahun ini berkurang dibandingkan tahun sebelumnya. “Tahun kemarin sekitar 7.400 jumlah hewan kurbannya, kemungkinan pemotongan hewan kurban tahun ini mengalami penurunan,” tandasnya.

Baca Juga  Pisah Sambut Dandim 0312/Padang, Pemko Siap Bersinergi

Sovia memperkirakan penurunan jumlah hewan kurban tahun ini sekitar 10 persen sampai 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya. “Penurunan ini sekitar 10 sampai 15 persen. Penyebab penurunan jumlah hewan kurban ini karena adanya pandemi Covid-19,” bebernya.

Ia menyebutkan saat ini gairah masyarakat berkurban tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Jika tahun sebelumnya, jika sebulan jelang lebaran Idul Adha, tempat penampungan hewan kurban yang dijual sudah menjamur di beberapa lokasi, berbeda dengan sekarang,” ujarnya. (tin)