BERITA UTAMA

Gaji Kecil, Pekerja Curi Motor Majikan

0
×

Gaji Kecil, Pekerja Curi Motor Majikan

Sebarkan artikel ini

NEM, warga Gunuang Omeh, diringkus aparat kepolisian karena mencuri motor milik bosnya. Motor yang dijual kembali Rp1,7 juta ditemukan aparat.
PAYAKUMBUH, METRO–Menerima gaji tak sesuai yang dijanjikan bos, NEM (39), warga Kampung Melayu, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota, nekat mencuri sepeda motor milik induak samangnya itu.
Kepada penyidik di Mapolres Payakumbuh, mantan pekerja tambang itu mengaku, terpaksa mencuri motor milik majikannya, Hendra Saputra. Bapak enam anak ini menyebut baru satu kali mencuri dan terdesak uang untuk membayar utang.
Pencurian dilakukan saat pelaku menginap di rumah bosnya, Hendra Saputra. Saat rumah sepi, tersangka melihat kunci sepeda motor korban.
Ketika ada kesempatan ia melarikan motor yang terparkir di teras rumah korban di Perumahan Ranah Permai, Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo, Kecamatan Payakumbuh Utara. Setelah motor warna hitam BA 3467 CJ di tangan, NEM menggadaikannya kepada seorang dengan harga Rp1,7 juta.
”Saya terpaksa mencuri sepeda motor, karena gaji yang diberikan kepada saya tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Apalagi saya tengah dililit utang. Saya baru sekali mencuri, pak,” terang NEM, mengaku jika majikannya memiliki usaha pemasok batu kapur.
Kapolres Payakumbuh AKBP Kuswoto melalui Kasat Reskrim Iptu Wawan Dermawan menyebut, aksi pencurian dilakukan tersangka 17 Oktober lalu. Setelah korban Hendra melapor, petugas mengumpulkan bukti dan mencari keberadaan tersangka.
”Tersangka berhasil diringkus dan barang bukti motor curian juga sudah diamankan,” kata Iptu Wawan didampingi Kanit I Ipda Syafri, Senin (7/11).
Ipda Syafri menambahkan, karena maraknya pencurian sepeda motor maupun roda empat akhir-akhir ini, ia mengimbau masyarakat lebih hati-hati saat memarkir kendaraan, khususnya di tempat umum. (us)