METRO BISNIS

Tingkatkan PAD Kota Solok, Sumber Pendapatan Baru harus Dioptimalkan

1
×

Tingkatkan PAD Kota Solok, Sumber Pendapatan Baru harus Dioptimalkan

Sebarkan artikel ini

SOLOK, METRO
Wali Kota Solok, Zul Elfian mengatakan, tuntutan peningkatan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) semakin besar kepada OPD di lingkungan Pemko Solok semakin tinggi. Hal ini seiring dengan semakin banyaknya kewenangan pemerintah pusat yang dilimpahkan kepada daerah.

Selain itu terang Zul Elfian, kebutuhan akan anggaran juga semakin meningkat, pascabanyak anggaran daerah dialihkan kepada penanganan virus corona (Covid-19). Sehingga mencari potensi PAD untuk digali menjadi sebuah tuntutan ke depan.

Menurutnya, dana perimbangan yang merupakan dana transfer keuangan pusat kepada daerah pada akhir-akhir ini sudah semakin dinamis. Hal ini dapat dirasakan dari pelaksanaan anggaran yang harus dilakukan pengurangan dan penyisihan serta penangguhan dalam pelaksanaannya.

Baca Juga  Bangun dan Rawat Kapal, Pertamina Gandeng 3 BUMN Galangan Kapal

“Akibatnya, daerah harus lebih kreatif dalam meningkatkan PAD agar dapat meningkatkan akuntabilitas dan keleluasaan dalam pembelanjaan APBD. Dengan demikian program dan kegiatan bisa dilakukan secara maksimal,” tukasnya.

Zul Elfian mengungkapkan, peningkatan penerimaan PAD menjadi fokus Pemko Solok tahun 2020. Sumber-sumber PAD baru harus dioptimalkan untuk memperkuat APBD Kota Solok ke depannya.

“Tidak dapat dipungkiri, sejauh ini ketergantungan daerah terhadap dana dari pusat dan dana dari provinsi sangatlah besar. PAD Kota Solok hanya menyumbang sebesar 7,5 persen dari total APBD,” tandasnya.

Baca Juga  Beli All New Aerox 155 Connected, Cukup dengan Uang Muka Rp 2,8 Juta

Zul Elfian menjelaskan, dari tahun ke tahun target PAD, khususnya dari sektor Pajak Daerah selalu naik. Sedangkan untuk optimalisasi penerimaan dari ekstensifikasi pajak sangat terbatas, sehingga perlu mengoptimalkan penerimaan dari intensifikasi pajak

“Sumber-sumber penerimaan daerah yang potensial harus digali dan dikembangkan secara maksimal. Namun perlu dicatat harus tetap dalam koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku,” sebut Zul Elfian. Kondisi ini kata Zul Elfian, merupakan tantangan berat bagi Kota Solok. Sehingga ke depan perlu inovasi dan terobosan nyata dalam meningkatkan PAD Kota Solok. (vko)