BERITA UTAMA

Sadis! Tubuh Bayi Ditemukan Terpotong-potong

0
×

Sadis! Tubuh Bayi Ditemukan Terpotong-potong

Sebarkan artikel ini

LIMAPULUH KOTA, METRO–Warga Kayu Tanam, Nagari Labuah Gunuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, dikejutkan dengan penemuan potongan tubuh bayi. Potongan tubuh ditemukan di tiga tempat berbeda, di dalam kebun, Rabu (26/10) pukul 10.30 WIB.
Potongan tubuh bayi pertama kali terlihat oleh Menek (40), bersama anaknya Nelfia (23). Ibu dan anak itu, baru pulang dari warung. Dalam perjalanan, Nelfia mencium aroma busuk dan menyengat.
Heran, Nelfia bertanya kepada ibunya. ”Busuak banabaunnyo bu,” kata Nelfia.
”Itu mungkin anjiang milik Anton nan mati. Caliaklah diuruangi dek langau hijau,” sebut Nelfia kepada ibunya.
Namun, karena sudah menyebarkan bau busuk menyengat hidung, Menek tidak langsung melihat kesumber bau. Tetapi justru memberi tahu orang tua Anton. Karena diberitahu oleh Menek, bahwa anjing miliknya mati, orang tua Anton melihat langsung ke sumber bau.
Tapi, siapa sangka ketika dilihat, rupanya bau busuk berasal dari potongan telinga manusia.
”Karena melihat ada telinga manusia, kami melapor kepada wali jorong, Junaidi. Informasi itu sampai juga ke aparat polisi,” jelas Menek.
Setelah pihak kepolisian datang ke lokasi, ditemukan potongan tubuh di beberapa tempat, berjarak sekitar 20 meter dari penemuan potongan telinga. Mayat bayi diperkirakan berusia 1 tahun dalam bungkusan plastik hitam, di dalamnya terdapat celana jeans serta daun pisang yang digunakan untuk membungkus mayat bayi malang itu.
”Potongan tubuh bayi yang belum diketahui jenis kelaminnya tersebut, ditemukan di tiga lokasi berbeda. Ada telinga. Kemudian, isi perut dan ketiga ada potongan tubuh disimpan dalam kantong kresek hitam. Di dalam kantong, terdapat celana jeans dan bagian kepala bayi,” ungkap Kapolres Payakumbuh AKBP Kuswoto melalui Kapolsek Luhak AKP Julianson.
Diduga kuat bayi malang itu sengaja dibuang seseorang tidak bertanggungjawab, karena hasil hubungan gelap. Beberapa warga di lokasi penemuan potongan tubuh itu, menyebut tidak ada warga yang baru melahirkan. Sehingga, kuat dugaan potongan tubuh bayi mungil itu berasal dari daerah luar yang sengaja dibuang oleh orang-orang tidak bertanggungjawab.
”Dugaan kuat bayi itu sudah lama dibuang, karena potongan tubuh sangat lunak dan telah dihinggapi lalat. Petugas masih menyelidiki kasus ini, siapa yang tega membuang bayi malang tersebut,” jelas Kapolsek.
Sementara, kedua kaki bayi malang hingga kemarin belum ditemukan. Seluruh potongan bayi sudah dibawa ke RSUD Adnan WD Payakumbuh. (us)