A YANI, METRO
Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah menyambut baik digelarnya rapat pimpinan oleh perguruan tinggi Politeknik Negeri Padang (PNP), Kamis (18/6). Rapat secara virtual itu membahas beberapa hal, diantaranya sekaitan dengan pelaksanaan aktivitas perkuliahan yang dilakukan PNP ke depan.
Selanjutnya begitu juga rencana kegiatan praktikum yang akan dilakukan perguruan tinggi tersebut di tengah pandemi virus corona (Covid-19) yang masih mewabah di Kota Padang. “Kita sama-sama mengetahui, berdasarkan informasi perkembangan Covid-19 di Kota Padang, alhamdulillah dari hari ke hari terjadi upaya-upaya yang signifikan dan melihatkan hasil yang lebih baik,” ujar Mahyeldi.
Kondisi yang baik itu terang Mahyeldi, ditandai dengan banyak hal. Diantaranya, kelurahan-kelurahan yang sebelumnya zona merah sebanyak 80 kelurahan telah dihijaukan sebanyak 17 kelurahan. Kemudian, juga berhasil memutus 11 klaster penyebaran Covid-19 di Kota Padang.
Mahyeldi menjelaskan, sekaitan pembukaan aktivitas masyarakat dengan pola hidup baru yang diberlakukan di Kota Padang, saat ini Pemko telah mengeluarkan Perwako Nomor 49 Tahun 2020. Perwako ini mengatur berbagai hal termasuk di bidang pendidikan.
Dalam Perwako itu jelasnya, diatur tata cara pencegahan dan pengendalian penularan virus corona. Terutama, dalam berkegiatan masyarakat di sektor perekonomian, pendidikan, sosial, budaya, keagamaan, transportasi maupun pelayanan publik.
“Perwako tersebut mengajak semua masyarakat untuk menaati aturan. Terutama aturan protokol kesehatan Covid-19. Seperti menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun/hand sanitizer, menjaga jarak dan meningkatkan imun tubuh. Protokol diterapkan di sekolah atau lembaga pendidikan, di tempat kerja industri, tempat ibadah, fasilitas umum, transportasi, saat melakukan perjalanan dinas atau bisnis, di rumah, serta saat berkegiatan sosial dan budaya,” tandasnya.
Mahyeldi menyebut, sesuai tema vidcon kali ini yaitu sekaitan rencana kegiatan perkuliahan dan juga praktikum yang akan dilakukan PNP, selama mengikuti dan mempedomani Perwako menurutnya tidak ada masalah atau diperbolehkan. Karena memang Perwako dikeluarkan untuk mengatur dan menata dengan harapan beberapa aktivitas tetap berjalan sesuai aturan yang ditetapkan.
“Kecuali sekarang ini untuk aktivitas pendidikan di tingkat PAUD, TK, SD, SMP dan SMA. Karena kita masih mempersiapkan aturan-aturan tentang itu. Sehingga aktivitasnya berjalan dengan baik tentunya,” bebernya.
Mahyeldi berharap kegiatan perkuliahan dan praktikum yang direncanakan PNP bisa berjalan dengan baik sesuai aturan dan pedoman-pedoman tentang Covid-19. “Kita juga menyambut baik saat ini dalam kegiatan pendidikan juga melakukan secara online atau virtual. Jadi ini hikmahnya Covid-19 yang juga semakin mendorong kita untuk memadukan tekonologi dengan praktek sesuai revolusi industri 4.0,” harap Mahyeldi.
Sementara itu, Direktur PNP Surfa Yondri menyebutkan, untuk kegiatan praktikum di PNP direncanakan full prakteknya akan dilakukan pada 29 Juli hingga 30 Juli 2020. Pihaknya akan menuntaskan kegiatan praktek di semester ini bagi tiga jurusan khususnya untuk tahun satu dan tahun kedua. (tin)





