PADANGPARIAMAN, METRO
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Padangpariaman Jon Kenedi menyatakan dinasnya saat ini telah melakukan simulasi Standar Operasional Prosedur (SOP) wisata religius kawasan makam syekh Burhanuddin.
“Kita melakukan hal ini karena sebelum ditutup akibat wabah covid 19. Sekarang kembali dibuka destinasi wisatapasca Pandemi covid-19,” kata Jon Kenedi.
Katanya, SOP kawasan wisata religius ini disiapkan untuk tiga objek yaitu bagi peziarah makam, jemaah mesjid agung Syekh Burhanuddin dan para pedagang di sekitar kawasan makam.
“SOP yang kami siapkan ini sudah mengacu kepada edaran Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni terkait penerapan tatanan normal baru produktif dan aman covid-19 dengan memperhatikan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah,” ujarnya.
Usai pelaksanaan simulasi SOP dilanjutkan dengan pembukaan kunci makam, yang dimasa awal pandemi covid-19 kawasan makam ini ditutup secara resmi untuk kunjungan ziarah.
Pembukaan kunci makam dilakukan oleh Kapolsek Nan Sabaris AKP. Yusrizal Efendi didampingi Danramil 07 Pauh Kamba Kapten Agus Lesmono dan Camat Ulakan Tapakis Ali Amri.
Sementara itu, Camat Ulakan Tapakis Ali Amri didampingi Anesa Satria Kasi Trantib mengimbau agar semua lapisan masyarakat khususnya pengelola dapat mematuhi protokol kesehatan covid-19 ini. Seperti, menyediakan tempat cuci tangan, pengaturan jarak dan jumlah pengunjung serta menyiapkan thermogun untuk pengukuran suhu tubuh peziarah.
Kapolsek Nan Sabaris AKP Yusrizal Efendi meminta kepada para peziarah yang berkunjung dan para pedagang yang berjualan disekitar makam untuk dapat mengikuti SOP yang sudah ditetapkan, karena bertujuan untuk melindungi diri dan peziarah dari ancaman penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat. (efa)





