AGAM, METRO
Untuk memastikan kesiapan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Agam untuk menghadapi masa tanggap darurat Covid-19, Ketua DPRD Agam ikuti langsung panen raya padi di Nagari Salo, kecamatan Baso Baru-baru ini
Panen raya bersama masyarakat Salo, Baso, yang digelar bersama puluhan kelompok tani dilokasi hamparan sawah yang dihadiri secara langsung ketua DPRD Agam Novi Irwan didampingi Kadis Pertanian Agam Arief Restu, ketua kelompok tani Sawah Baruah, Salo dan beberapa anggota DPRD Agam lainnya.
Di sela-sela panen raya tersebut, Kepala Dinas Pertanian Agam Arief Restu menjelaskan, beberapa kalangan petani yang tergabung dalam berbagai kelompok tadi di berbagai wilayah di kabupaten Agam, terus di berikan dorongan untuk memaksimalkan kegiatan di areal pertanian serta mengolah areal persawahan untuk ditanami padi sehingga tidak ada lagi lahan pertanian yang kosong katanya.
Kemudian dorongan tersebut di berikan agar para petani bisa memaksimalkan setiap lahan pertanian yang ada. Dan program ini untuk memperkuat program ketahanan pangan yang dicanangkan bupati Agam Dr.Indra Catri dalam menghadapi masa darurat pandemik Covid-19, karena hasil pertanian, baik padi, sayuran, buah-buahan dan jenis tanaman lain, menjadi salah satu kekuatan utama Kabupaten Agam dalam menghadapi masa-masa darurat seperti saat ini.
Arif menegaskan, secara umum stok bahan pangan kabupaten Agam, khususnya beras aman, bahkan diyakinkan surplus sesuai data sampai bulan September mendatang. Namun, pihaknya secara konsistensi akan terus memantau aktifitas pertanian ke lapangan, untuk memotivasi petani termasuk untuk memastikan ketersediaan pangan di seluruh wilayah Agam terjamin. “ Kita akan terus memantau ke lapangan,” tegas Arief Restu.
Di sisi lain Ketua DPRD Agam Novi Irwan didampingi Hasneril Aji, Kasubag Humas-Protokol Sekretariat DPRD Agam, menuturkan pihaknya sengaja hadir bersama jajaran dinas pertanian kabupaten Agam dan para petani untuk ikut memanen padi pertama di areal sawah yang digarap kelompok tani Sawah Baruah, Nagari Salo, Kecamatan Baso itu, sepenuhnya untuk memastikan dengan faktuwal di lapangan kondisi keseiapan pangan Kabupaten Agam dimasa pandemik Covid-19.
Novi Irwan berharap, pihaknya mendorong pemerintah dan masyarakat, khususnya kalangan kelompok tani untuk terus beraktivitas, karena para petani merupakan bagian dari pejuang pangan untuk menyelamatkan masyarakat di masa darurat pandemic Covid-19 saat ini.
“Kami berterimakasih pada petani, karena perjuangan yang dilakukan dengan terus beraktifitas menggarap lahan pertanian, untuk menjamin ketersediaan pangan di kabupaten Agam betul-betul terjamin,“ ulas Novi Irwan.
Ketua DPRD berpesan agar aktivitas yang dilaksanakan di seluruh areal pertanian di kabupaten Agam tetap dilaksanakan dengan menerapkan protokol penanganan Covid-19, karena para petani punya peran penting, tidak hanya sebagai pejuang penyedia bahan pangan untuk masyarakat, tapi juga berperan dalam memutus rantai penyebaran Covid-19. (pry)





