Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang akan melakukan penjaringan mahasiswa baru akan menyelenggarakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), sesuai jadwal ujian tulis tersebut akan berakhir pada tanggal 5-14 Juli mendatang. Wali Kota Padangpanjang tekankan ISI untuk tetap patuh Protokol Kesehatan.
“Tes UTBK ISI harus patuhi protap Covid-19. Insya Allah, nantinya OPD seperti Satpol PP, Dinkes, BPBD Kesbangpol mengawal ujian ini,” tegas Fadly Amran.
Dikatakan Fadly, penting sekali bagi Pemko mengawal ini, karena para peserta yang datang dan ingin masuk ke ISI Padangpanjang tidak hanya dari Sumbar, melainkan seluruh Indonesia akan kesini. “Kita harap kegiatan ini berjalan baik, dan jangan lupa protap untuk Covid-19 benar-benar diterapkan,” tegas wako.
Sementara itu, Kadis Kominfo Padangpanjang Ampera Salim, mengungkapkan sesuai informasi yang didapat dari pihak ISI diperkirakan akan ada sekitar 8000 ribu lebih peserta akan tes di Padangpanjang. “Menindaklanjuti kondisi tersebut, Pemko dan ISI Padangpanjang telah menggelar rapat koordinasi terkait penyelenggaraan UTBK di kampus seni indonesia itu,“ ujar Ampera Salim, seraya menyebut penjaringan maasiswa baru ISI dapat berjalan mulus.
Mengawal tes tulis tersebut, dinas terkait akan bersinergi untuk memastikan tidak ada peserta terinfeksi Covid-19 sebelum melakukan tes. (rmd)





