Pandemi Covid-19 belum berakhir, sementara itu roda perekonomian mulai kembali berputar secara perlahan di Kota Padangpanjang, pasca penetapan new normal. Menyikapi kondisi tersebut, Wali Kota Padangpanjang, Fadly Amran, perintahkan Satpol PP disiagakan disejumlah titik pusat keramaian guna menuntun masyarakat untuk tetap menjalankan protokoler kesehatan.
“Tetap waspada, saya tidak ingin ada lagi masyarakat yang terjangkit virus. Untuk itu penerapan new normal meski diiringi dengan pengawasan intens oleh petugas. Tujuannya agar masyarakat selalu dituntun untuk siap menjalani protokol kesehatan,” jelas Fadly Amran.
Terpisah, Kasat Pol PP Kota Padangpanjang, Albert mengatakan seiring instruksi wako, Satpol PP sudah ditempatkan di sejumlah lokasi keramaian untuk intens dan siaga pengawasan.
Selain menempatkan petugas, Satpol PP juga melakukan patroli, baik dengan cara berjalan kaki maupun dengan kendaraan untuk mengingatkan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. “Seperti menggunakan masker saat keluar rumah, sering mencuci tangan, menjaga jarak dan hindari berkerumun. Dan juga mengingatkan kepada pengelola fasilitas umum agar menyediakan tempat cuci tangan di depan tempat usaha,” ujar Albert.
Penempatan personel pengamanan, telah dilakukan di sejumlah titik di lokasi pasar, baik pasar pusat, pasar grosir sayur busur dan pasar kuliner serta taman di Kota Padangpanjang serta fasilitas umum yang ramai dikunjungi.
“Untuk giat ini kita menurunkan anggota OPS secara lengkap 80 org setiap hari yang diturunkan secara bergantian. Dan kami juga melakukan patroli secara berkala di tempat yang berpotensi timbul kerumunan,” jelas Albert.
Untuk itu, Albert menegaskan bagi masyarakat yang tidak memakai masker dilarang untuk masuk ke dalam pasar dan disuruh pulang atau beli masker. Kedepan kita akan menerapkan pemberian sanksi yang membuat efek jera bagi pelanggarnya seperti pemberian sanksi sosial dengan membersihkan jalan atau fasilitas umum lainnya dengan memakai rompi khusus, seperti daerah lain yg telah melaksanakannya,” ujar Albert. (rmd)





