SOLOK, METRO
Perekonomian masyarakat di Kabupaten Solok diyakini akan kembali menggeliat di masa kebijakan tatanan kehidupan baru (new normal). Bupati Solok, Gusmal mengatakan, keyakinan tersebut didasarkan pada kembali dibukanya akses publik seperti objek wisata dengan tetap mengacu protokol kesehatan.
Perbup No 25 Tahun 2020 lanjut Gusmal, secara jelas mengatur tatanan kehidupan baru di Kabupaten Solok meliputi bidang pariwisata,pendidikan, perdagangan, keagamaan dan perhubungan. Masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal sehingga berimbas pada bergeraknya perekonomian meski tetap mengacu standar Covid-19.
“Kabupaten Solok akan memulai kehidupan dengan tatanan baru, tapi tetap menerapkan standar keamanan Covid-19.
Yakni jumlah peserta 50%, masyarakat selalu menggunakan masker, mengatur jarak dan mencuci tangan di tempat keramaian. Kita juga sediakan tempat cuci tangan. Perkantoranpun sudah kita buka dengan standar protokol Covid-19,” jelas Gusmal.
Kabupaten Solok sudah siap menerima tamu wisata dengan standar keamanan Covid-19. Mulai dari gerbang masuk objek wisata, protokol tersebut sudah diterapkan. Begitu juga pasar yang dibuka dengan standar Covid-19.
Pemberlakuan new normal sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 bagi Aparatul Sipil Negara di lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah.
Untuk dinas yang melakukan pelayanan kepada publik, agar memperhatikan protokol kesehatan dalam pelaksanaan pelayanan. Bupati juga menegaskan, bahwa saat new normal ini semua ASN dan THL di lingkup pemerintah Kabupaten Solok akan memulai aktivitas kerja di kantor, dan bagi ASN yang dari luar kab/kota Solok agar dapat berdomisili di dalam daerah Kabupaten/Kota Solok.
“Masing-masing SKPD agar dapat membentuk tim gugus SKPD untuk penanggulangan covid-19 di SKPD masing-masing,” kata Gusmal. (vko)





