NANGGALO, METRO
Bencana alam yang sering terjadi dalam beberapa waktu belakangan ini disebabkan oleh penyumbatan di hulu sungai dan penebangan hutan. Oleh karena itu, untuk mencegah hal tersbeut diperlukan pemeliharaan lingkungan.
“Dengan pemeliharaan lingkungan diharap tidak ada lagi bencana alam. Bila terjadi bencana alam, semuanya terganggu,” kata Kajati Sumbar Amran ketika menghadiri kegiatan sekolah susur sungai, tebar benih bibit ikan dan tanam pohon di Delta Malvinas Siteba (DMS) bersama Wagub Sumbar Nasrul Abit, Selasa (9/6).
Amran menambahkan, hutan memiliki peran besar bagi kehidupan manusia. “Bersahabatlah dengan alam, untuk itu mari kita jaga alam dan keseimbangan ekosistem,” pesannya.
Sementara, Wagub Nasrul Abit mengatakan, hutan hijau yang luasnya 24 hektare direncanakan untuk objek wisata.
“Saya rasa bisa dijadikan objek wisata baru, karena tempatnya dalam kota,” imbuhnya.
Kegiatan susur sungai merupakan salah satu perjuangan untuk pengawasan terhadap sungai. Menurutnya, program ini telah dijalankan dengan melibatkan TNI/Polri di kabupaten/kota. Namun, terkendala pembiayaan dan pemahaman terhadap susur sungai.
Nasrul mengapresiasi langkah-langkah strategis yang dilakukan Pemko untuk membangun Kota Padang menjadi lebih baik. Sementara itu, Wako Mahyeldi menyebut, bagaimana aset yang luar biasa termanfaatkan untuk kesejahteraan warga. “Kawasan ini nyaman, adem, saya kira tidak ada daerah seperti ini di Padang dengan kesejukan dengan pepohonannya,” ujarnya.(cr1)





