METRO PADANG

Pusat Aktivitas Warga bakal Diaktifkan

0
×

Pusat Aktivitas Warga bakal Diaktifkan

Sebarkan artikel ini

AIAPACAH, METRO
Memasuki new normal, secara bertahap Pemko Padang akan mengaktifkan lagi berbagai pusat kegiatan masyarakat. Seperti rumah ibadah, pariwisata, perdagangan dan sektor utama lainnya. Namun, untuk tahap awal akan dibuka pada zona hijau dan tetap memberlakukan standar protokol Covid-19.

“Kita saat ini tengah mempersiapkan diri menyongsong penerapan new normal life yang rencananya akan diberlakukan ke depan. Kita akan aktifkan lagi kegiatan kegiatan masyarakat,” ujar Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah.

Ia menambahkan, secara bertahap ekonomi masyarakat diharapkan kembali bergerak beserta aktivitas lainnya setelah sekian lama terhenti akibat pandemi Covid-19. Pihaknya akan membuat konsep-konsep baru dan penguatan lainnya untuk membantu dan menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat ke depan.

Setidaknya, kata Mahyeldi, ada tujuh sektor yang akan didiskusikan dengan stakeholder, akademisi dan pihak terkait lainnya. Yakni, sektor pemerintahan, perdagangan, pendidikan, pariwisata, transportasi, sosial budaya industri.

Untuk membuat masyarakat patuh terhadap protokol Covid-19, pihaknya juga akan membuat regulasi berupa Perwako terkait standar kegiatan masyarakat tersebut. “Perwako ini nantinya juga akan diperkuat lagi yang ditindaklanjuti dengan Perda. Sehingga juga akan ada penegakan dan sanksi tegas yang dilakukan dalam memaksimalkan penanganan Covid-19 di era new normal life nantinya,” terangnya.

Seperti diketahui, Padang hingga saat ini masih dalam tahap pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid III hingga 7 Juni mendatang. Saat ini Pemko Padang masih mengevaluasi sampai habis batas PSBB jilid III ke depan. Meski kasus positif Covid-19 di Padang cukup banyak.

Mahyeldi menyebutkan, Pemko sudah berhasil memutus sebanyak 11 klaster penyebaran Covid-19. “Tinggal lagi klaster Pasar Raya yang tengah kita putus dan sekarang sudah menunjukkan penurunan kasus positif dibanding hari-hari sebelumnya,” ungkap Mahyeldi.

Mahyeldi menyebutkan, untuk pemutusan klaster Pasar Raya Pemko Padang juga didukung semua pihak termasuk unsur TNI/Polri untuk pendisiplinan baik pedagang atau pengunjung agar tetap mematuhi protokol Covid-19.

“Mudah-mudahan segala sesuatunya akan berjalan lebih baik lagi dan kasus Covid-19 terus kita tekan,” ujar Mahyeldi lagi. (tin)