BERITA UTAMA

Massa Ngamuk, Duo Jambret “Nyanyak” Dihajar

0
×

Massa Ngamuk, Duo Jambret “Nyanyak” Dihajar

Sebarkan artikel ini

SIJUNJUNG, METRO
Sempat memukuli korbannya hingga pingsan lalu merampas handphoen (Hp), dua pelaku jambret yang beraksi di Blok F, PT Bina Pratama di Jorong Kurnia Kamang, Nagari Kamang, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, berhasil warga, Minggu dinihari (17/5) sekitar pukul 00.30 WIB.

Akibatnya, kedua pelaku AW (35) dan DK (18) sempat jadi bulan-bulanan warga hingga kemudian diamankan ke Kantor Wali Jorong Kamang. Pada saat diamankan inilah ratusan masa makin beringas dan meminta pelaku dikeluarkan untuk dihakimi.

Tetapi oleh Anggota Polsek Kamang dan Babinsa berusaha menyelamatkan pelaku di dalam kantor. Namun, massa semakin bertambah dan makin emosi sehingga melempari kantor Jorong dengan batu. Bahkan, massa berusaha membakar kantor tetapi api dapat dipadamkan oleh sambil meminta bantuan dari Polres Sijunjung evakuasi pelaku.

Saking banyaknya massa yang makin tidak terkendali, massa pun berhasil merangsek masuk. Kantor Jorong Kurnia Kamang Porak Poranda dan pada saat itu masa mengeroyok DK sampai pingsan. Ttetapi dapat diamankan oleh Polisi bersama Babinsa dan tokoh masyarakat.

Saat ini diduga pelaku di bawa ke RSUD Tanah Badantung untuk mendapat perawatan medis”ujar Ramadhi Kapolsek Putra Palembang ini mengakhiri.

Dua orang pelaku pencurian di Jorong Kurnia Kamang, Nagari Kamang, Kecamatan Kamang Baru Kabupaten Sijunjung berhasil diamankan anggota Polsek Kamang Baru. Sebelum diamankan petugas, pelaku sempat menjadi bulan-bulanan warga yang merasa geram dengan perbuatan pelaku.

Petugas pun sempat mengalami kesulitan untuk mengamankan pelaku dari amukan massa, sehingga sejumlah tokoh masyarakat dan nagari ikut turun untuk menenangkan massa. Kedua pelaku pun akhirnya bisa dievakuasi. Setelah dilakukan pemeriksaan kondisi kedua pelaku di RSUD Sijunjung, pelaku AW diamankan ke Polres. Sementara DK yang mengalami luka parah terpaksa dirawat.

“Proses evakuasi pelaku sulit dilakukan karena jumlah massa yang semakin ramai, bahkan mencapai ribuan. Sehingga bantuan personel dalmas dan mobil anti huru-hara polres Sijunjung dikerahkan kelokasi kejadian,” tutur Kasubag Humas Iptu Nasrul.

Massa yang emosi terus berdatangan untuk menghakimi pelaku, sehingga puluhan petugas dan tokoh masyarakat setempat kesulitan mengamankan pelaku dan memakan waktu yang cukup lama.

“Akhirnya pelaku bisa diselamatkan setelah bantuan anggota yang diturunkan ke lokasi. Pelaku sempat mendapat perawatan medis di RSUD Sijunjung dan kemudian diamankan ke Mapolres Sijunjung,” jelas Iptu Nasrul Nurdin.

Kasat Reskrim Polres Sijunjung Iptu Fetrizal mengatakan kedua pelaku menjambret satu unit telepon genggam (HP) milik warga di Blok F, PT Bina Pratama. Salah seorang pelaku bahkan sempat memukuli korban hingga pingsan.

“Namun aksi tersebut diketahui oleh warga lainnya sehingga membuat mereka emosi dan mengejar kedua pelaku hingga akhirnya tertangkap dan sempat dihajar massa,” kata Iptu Fetrizal.

Iptu Fetrizal menjelaskan, saat petugas datang ke lokasi untuk mengamankan kedua pelaku sempat kewalahan meredam emosi warga yang ingin menghakimi kedua pelaku. Massa yang emosi dengan tindakan kedua pelaku tidak terima.

“Massa sempat melempari kantor jorong dan ada beberapa teriakan provokasi untuk membakar kantor jorong. Warga menginginkan petugas menyerahkan kedua pelaku untuk dihakimi,” ujarnya.

Petugas baru bisa mengevakuasi kedua pelaku setelah lebih satu jam menenangkan warga dan datangnya bantuan Dalmas dari Polres Sijunjung. Bukannya tenang, massa semakin anarkis dan mencoba menghakimi keduanya saat dibawa petugas.

“Sehingga petugas tidak mampu menahan amarah puluhan warga tersebut. Akibatnya, pelaku berinisial DK tak kuasa menahan pukulan massa dan pingsan. Berkat kegigihan petugas kepolisian dan TNI serta tokoh masyarakat, kedua pelaku akhirnya bisa dievakuasi,” pungkasnya. (ndo)