SOLOK, METRO
Sejumlah Pos Pengamanan Lebaran, tampak berdiri di sejumlah titik strategis di daerah Kabupaten Solok. Operasi Ketupat dengan menempatkan sejumlah petugas di setiap pos itu diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para pemudik ketika hendak pulang kampung.
Namun dalam kondisi daerah yang tengah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), keberadaan pos pengamanan lebaran lebih diharapkan dapat mendukung penerapan PSBB untuk wilayah Kabupaten Solok. Petugas diharapkan mengawasi masyarakat dalam menerapkan ketentuan berkendara yang ditetapkan selama PSBB.
Hal ini disampaikan Bupati Solok, Gusmal ketika meninjau kesiapan Pos Pengamanan Lebaran yang ada didaerah Kabupaten Solok. Gusmal menekankan operasi ketupat kali ini akan lebih mendukung penerapan PSBB bagi pengendara kendaraan bermotor.
“ Petugas hendaknya lebih mengawasi pemberlakukan ketentuan ketentuan bagi pengendara kendaraan bermotor selama penerapan PSBB. Seperti mengenakan masker dan menjaga jarak didalam berkendara,” ujar Gusmal.
Menjelang lebaran tahun ini kondisi berbeda sangat tampak dibandingkan kondisi menjelang lebaran tahun lalu. Menjelang lebaran tahun ini tidak tampak peningkatan arus lalulintas yang berarti di ruas jalan utama di daerah Kabupaten Solok sebagai daerah perlintasan.
Arus mudik kali ini memang tidak akan terjadi sebagai dampak pemberlakukan pelarangan mudik bagi para perantau. Dan para petugas di pos pengamanan diharapkan lebih mengawasi kedisiplinan pengendara dalam menerapkan ketentuan selama pemberlakukan PSBB.
Untuk daerah Kabupaten Solok yang merupakan daerah perlintasan, Gusmal mengingatkan agar petugas hendaknya lebih waspada dan disiplin dalam melakukan pengamanan dan pengawasan terhadap pengendara bermotor, khususnya kendaraan luar.
Konsentrasi untuk memutus penyebaran covid 19 terutama dari luar didaerah Kabupaten Solok masih menjadi prioritas. Apalagi dalam kasus covid 19, daerah Kabupaten Solok ada penambahan. Meski pasien yang dinyatakan positif ada yang telah dinyatakan sembuh.
Seperti dari data yang ada sejauh ini sudah ada 6 kasus positif terpapar virus corona didaerah Kabupaten Solok. Dari 6 kasus positif terpapar virus corona tersebut, 3 orang telah dinyatakan sembuh, dan satu orang meninggal dunia.
“ Jangan sampai ada penularan lagi. Semua harus waspada. Dan keberadaan pos pengamanan lebaran hendaknya lebih mendorong penerapan PSBB dalam memutus penyebaran virus corona didaerah Kabupaten Solok,” ujar Gusmal. (vko)





