LIMAPULUH KOTA, METRO
Berada di garda terdepan perang melawan pandemi wabah virus corona, bertaruh nyawa, tidak pulang ke rumah, berhari-hari, Minggu bahkan Bulan, menahan rasa rindu dengan anak, istri dan keluarga, dilakoni dokter, perawat dan tenaga medis.
Perjuangan panjang para dokter, perawat dan tenaga medis, patut diapresiasi dan diacungi jempol. Bupati Limapuluh Kota Ir.H Irfendi Arbi, menyampaikan apresiasi atas perjuangan dokter, perawat dan tenaga medis yang terus mengobarkan perlawanan terhadap virus corona.
“Perjuangan dokter, perawat dan tenaga medis melawan wabah virus corona digarda terdepan, sejak awal kejadian berkembangnya wabah virus corona di Sumbar dan Limapuluh Kota, para Tenaga Medis, Perawat dan Dokter bekerja siang malam tanpa mengenal lelah. Jauh dari keluarga, patut kita apresiasi,” sebut Bupati Limapuluh Kota, H Irfendi Arbi, usai melakukan kunjungan lapangan, Selasa (12/5).
Disampaikannya, sejak awal wabah virus corona terjadi di Indonesia Maret lalu, hingga bulan Mei ini para Dokter, Perawat dan Tenaga Media masih terus bekerja. “Pertama diperkirakan bulan Maret para pejuang kesehatan ini sudah memulai menangani Covid 19 sampai bulan Mei ini masih terus bekerja,” kata orang nomor Satu di Kabupaten Limapuluh Kota itu.
Menurut Irfendi Arbi, baik Dokter, Perawat, dan Tenaga medis, adalah garda terdepan dalam menghadapi pandemi seperti sekarang ini. “Saya sekali lagi memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran yang bergerak di depan, dalam hal ini dokter, para perawat, tenaga medis yang berada di rumah sakit dalam kita berperang melawan Covid-19 ini,” ucap Irfendi Arbi.
Dalam kesempatan itu, Irfendi Arbi juga kembali mengimbau agar masyarakat dapat bekerja, belajar serta beribadah di rumah untuk sementara waktu. Hal itu guna membantu pemerintah dalam menanggulangi penyebaran Covid-19. Dengan mematuhi aturan PSBB jika keluar rumah wajib pakai masker dan harus sering melakukan cuci tangan.
“Semoga kita semua diberikan kesehatan yang prima. Dan kita berdoa supaya wabah virus corona ini cepat berlalu dan kita bisa kembali hidup seperti biasa. Untuk itu kita harus melatuhi aturan PSBB ini dan pakai masker ketika berada di luar rumah, “ ucapnya. (us)





