BUKITTINGGI, METRO
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias beserta Forkompimda, Sekretaris Kota, Kepala SKPD melakukan rapat melalui video teleconference (vidcon) untuk membahas terkait penanganan Covid-19 dan evaluasi pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) serta perpanjangan status PSBB di Sumbar di ruang kerja Bukittinggi Command Center, Selasa (5/5).
Rapat dipimpin langsung Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dan diikuti wali kota dan bupati se-Sumbar. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno pada kesempatan tersebut menjelaskan kondisi terkini penanganan penyebaran Covid-19 di masing-masing kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
“Untuk perpanjangan PSBB dimulai terhitung 6 Mei sampai 29 Mei, kita sesuaikan dengan Tanggap Darurat Bencana Provinsi dan pusat. PSBB ini diperpanjang dengan mempertegas mengikuti Peraturan Menteri Perhubungan No.25/2020 dan Permenkes 9 tahun 2020,” ucap Gubernur Sumbar.
Wako Ramlan Nurmatias, pada kesempatan tersebut juga melaporkan kondisi terkini terkait penanganan Covid-19 Bukittinggi. Di mana 28 hari terakhir, tidak ada penambahan kasus positif Covid-19 di Bukittinggi. Namun demikian, situasi belum kondisif. Beberapa daerah sekitar Bukittinggi, mulai bermunculan kasus positif Covid-19, untuk itu, PSBB tetap dilanjutkan dan ken daraan yang masuk kota akan diawasi lebih ketat.
“Kita sepakat dilaksanakan perpanjangan PSBB untuk Bukittinggi, karena saat ini Bukittinggi dalam kondisi zero positif Covid-19 dan kita tidak ingin adanya kasus yang baru. Untuk itu perlu ketegasan dalam pemeriksaan kendaraan, khususnya kendaraan dari Padang dan Padangpanjang tidak dibenarkan masuk kecuali kendaraan sembako, ambulance dan kalau kendaraan dinas harus memperlihatkan surat tugasnya,” tegas Ramlan.
Wako juga mengatakan, berhasilnya Bukittinggi dalam pencegahan berkembangnya Covid-19. Sehingga dalam posisi zero saat ini tidak terlepas dari dukungan Forkopimda dan SKPD. Tapi yang paling utama, tentu kesadaran warga, yang harus tetap dijaga dan ditingkatkan, agar dapat menahan diri di rumah. “Untuk itu, kami imbau warga agar tetap menahan diri di rumah, wajib pakai masker saat keluar rumah, sering cuci tangan, tingkatkan pola beraih hidup dan sehat,” ujarnya. (pry)





