MENTAWAI, METRO
Mahasiswi asal Dusun Pogari, Kabupaten Mentawai, yang sebelumnya dikabarkan terjangkit Corona, setelah empat kali melakukan uji Swab Tes di Fakultas kedokteran Unand Padang, akhirnya dinyatakan Negatif oleh pihak medis.
“Satu dari tiga pasien positif Covid-19 sudah dinyatakan sembuh. Dua lagi, masih dalam perawatan Tim Medis di Rumah Sakit Umum Daerah Kepulauan Mentawai,” ungkap Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalaet.
Yudas mengaku sangat senang mendapatkan kabar baik sembuhnya mahasiswi salah satu Universitas di Jakarta itu. Dia merupakan psien pertama terpapar pandemic Covid-19 di KabupatenKepulauan Mentawai. Setelah menjalani perawatan dan isolasi selama 27 hari di RSUD Mentawai, dia dinyatakan se mbuh.
”Meski sudah sembuh, lanjut Yudas, Dokter menyatakan dia masih harus dilakukan karantina khusus di tempat yang steril di RSUD Mentawai selama 14 hari,” kata Yudas, Senin (4/5/).
Yudas mengimbau, ketika pasien Covid-19 sudah sehat, masyarakat harus menerimanya kembali beraktivitas seperti semula. Ini bukan suatu penyakit aib, akan tetapi ini adalah suatu musibah.
Sementara itu, Kadinkes Kabupaten kepulauan Mentawai, Lahmuddin Siregar sekaligus sebagai Jubir Gugus Tugas Covid-19 menerangkan, dengan sembuhnya satu pasien Covid-19 tentu akan mengurangi jumlah pasien yang Positif di Kepulauan Mentawai.
“Pasien pertama terpapar Pandemi Virus Corona ini sudah dinyatakan Negatif. Hal ini dibuktikan hasil swab test FK Unand Padang dengan kode 324i,’ jelasnya.
Lahmuddin juga menyampaikan, dua dusun di Pogari tempat keluarganya tinggal sedang dilakukan test swab.
“Bila nanti hasilya negatif, baru kita perbolehkan pasien dinyatakan Negatif saat ini pulang ke kampungnya dusun Pogari, tentunya kita tetap berlakukan aturan protokoler Covid-19 dengan melaksanakan Physical distancing, jaga pola hidup sehat, Cuci tangan dan pakai masker,” pungkasnya. (s)





