BERITA UTAMA

Waspada! Penularan dari Dalam Mengancam

0
×

Waspada! Penularan dari Dalam Mengancam

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO
Selasa (28/4) terjadi lonjakan drastis orang yang terinfeksi virus covid-19 di Sumbar. Ada penambahan 23 orang lagi, dengan 18 orang berasal dari Kota Padang. Tiga orang dari Kabupaten Solok, dan masing-masing satu orang dari Padangpariaman dan Kota Payakumbuh.

Kepala Biro Humas Sumbar selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal menyebutkan satu orang dinyatakan sembuh. Total warga Sumbar yang telah terinfeksi covid-19 sampai hari ini adalah 144 orang.

”Sesuai dengan laporan Dr Andani Eka Putra MSc yang memimpin pemeriksaan sampel swab di Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand Pdang,” katanya, Selasa sore.

Jasman menyebutkan, 18 orang dari Kota Padang semuanya mengikuti isolasi mandiri di rumahnya masing-masing di bawah pengawasan ketat tim kesehatan Dinas Kesehatan Kota Padang dan Sumbar. Tambahan umumnya bersifat local transmission (perpindahan lokal) berdasarkan pengembangan dan tracing (pelacakan) dari orang yang terinfeksi sebelumnya dan masih berputar dalam cluster yang sama.

Artinya, katanya, para penderita yang tertular itu bukan dari pasien atau orang tanpa gejala (OTG) dari luar Sumbar, melainkan dari dalam. Apalagi sejak pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), orang yang masuk ke Sumbar sangat diseleksi ketat. Bahkan, banyak yang harus balik arah karena diragukan kesehatannya.

”Mereka yang tertular berasal dari berbagai wilayah di Kota Padang, antara lain dari Parak Karakah Padang Timur, Subarang Padang Padang Selatan, Kuranji, Aua Duri Padang Timur, Nanggalo, Korong Gadang Kuranji, komplek Cendana Padang Selatan, Gurun Laweh, Gunuang Pangilun, Balimbiang dan Tanah Sirah Lubukbegalung,” katanya.

Kata Jasman, Kabupaten Solok mengalami peningkatan sebanyak tiga orang yang semuanya berasal dari Surian, Kecamatan Payung Sekaki. Karena terinfeksi dengan warga sebelumnya yang juga telah positif. Semuanya sekarang isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

”Selanjutnya dari Sintuak, Kabupaten Padangpariaman dan dari Kecamatan Payakumbuah Selatan, Kota Payakumbuh juga terkonfirmasi telah bertambah masing-masing 1 satu orang lagi. Keduanya menjalani isolasi mandiri di rumahnya,” katanya.

Kabar baik, kata Jasman, dari RSUP M Djamil Padang juga dilaporkan ada pasien covid-19 yang telah dinyatakan sembuh, dia adalah warga Kototangah, wanita 59 tahun dan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga. Sehingga total yang telah sembuh dari covid-19 sampai hari ini 24 orang.

Dengan demikian total yang telah dinyatakan positif terinfeksi covid-19 di Provinsi Sumatera Barat sampai hari ini Selasa 28 April 2020 adalah 144 orang, dengan rincian 40 orang masih dirawat, isolasi mandiri di rumah 49 orang, 19 orang di berbagai pusat karantina, meninggal dunia 14 orang dan sembuh 24 orang.

”Data yang kami himpun dari berbagai rumah sakit dan Gugus Tugas Kabupaten/ Kota se-Sumatra Barat. Total orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 7.750 orang, proses pemantauan 468 orang, selesai Pemantauan 7.282 orang. Pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 369 orang, 48 orang masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil lab. Dinyatakan negative 313 orang dan isolasi diri di rumah 8 orang,” katanya.

Dirinci di lokasi perawatan, kata Jasman, di RS M Djamil Padang dirawat 12 orang, isolasi di rumah 9 orang, Bapelkes Sumbar 1 orang, sembuh 9 orang, meninggal dunia 6 orang dan totalnya 37 orang. “Di RS Ahmad Mochtar Bukittinggi dirawat 2 orang, isolasi di rumah tidak ada, sembuh 7 orang, meninggal tidak ada dan totalnya 9 orang,” sebutnya.

Sementara di Semen Padang Hospital (SPH) dirawat 12 orang, isolasi mandiri di rumah 18 orang, isolasi di Bapelkes 6 orang, sembuh belum ada, meninggal dunia 1 orang dan totalnya 37 orang. “Di RS Universitas Andalas dirawat 4 orang, isolasi di rumah 1 orang, isolasi Bapelkes 1 orang, sembuh 1 orang dan meninggal dunia 4 orang, total 11 orang. Selain itu tersebar di RSUD Kabupaten/Kota dan rumah sakit lainnya di Sumbar,” katanya.

Katanya, pasien positif covid-19 yang isolasi mandiri di rumah yang bukan pasien dari salah satu RS rujukan total 6 orang, isolasi mandiri di rumah 2 orang, di Bapelkes 1 orang dan telah dinyatakan sembuh sebanyak 3 orang. “Mari kita semua berdoa, semoga wabah pandemik covid-19 segera berakhir,” katanya. (fan)