BERITA UTAMA

Lagi, PDP dari Payakumbuh Dimakamkan Ala Covid-19, Positif Corona di Sumbar Bertambah 2

0
×

Lagi, PDP dari Payakumbuh Dimakamkan Ala Covid-19, Positif Corona di Sumbar Bertambah 2

Sebarkan artikel ini

PAYAKUMBUH, METRO
Meski belum dinyatakan positif terjangkit virus corona, satu lagi warga Payakumbuh yang meninggal dunia di ruang isolasi RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi, Senin (20/4) sekitar pukul 19.00 WIB, dimakamkan dengan protap penanganan Covid-19.

Jenazah pria berumur 55 tahun yang meninggal dengan berstatus Pasien Dalam Pengasawan (PDP) warga Kelurahan Napar, Kecamatan Payakumbuh Utara itu dibawa ke Payakumbuh sekitar pukul 07.00 WIB dari RSAM langsung dibawa ke pemakaman. Proses pemakaman, dilakukan oleh petugas yang memakai Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

Informasinya, sebelum menjalani perawatan medis di RSAM Bukittinggi, D juga sempat mendapatkan perawatan di ruangan IGD Ibnu Sina Payakumbuh dari Senin dini hari. Siang harinya, D dirujuk ke RSAM Bukittinggi. Beberapa jam perawatan, akhirnya D meninggal dunia.

Menurut keterangan pihak rumah sakit, Swabnya telah diambil dan telah dikirimkan ke Labor Fakultas Kedokteran Unand di Padang untuk dites apakah almarhum positif corona atau tidak.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh dr Bakhrizal saat di wawancara media kembali mengatakan Pemko Payakumbuh dalam hal ini melanjutkan apa yang telah dilaksanakan oleh RSAM Bukittinggi, dimana protap penyelenggaraan jenazah ditetapkan pemerintah dan sudah sesuai dengan prosedur Kementerian Kesehatan.

“Hasil tes lab ini biasanya keluar dua hingga tingga hari usai dikirim ke Labor Unand, jadi kita menunggu sampai nanti diumumkan secara resmi dari ketua tim gugus tugas yaitu Wali Kota. Kita minta warga jangan cari-cari sumber informasi lain, nanti salah-salah informasi bisa menyebar hoax,” terang Bakhrizal.

Wali Kota Riza Falepi selaku Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Payakumbuh menyebutkan, kendati saat ini masih belum ada warga yang positif corona dan terlepas soal hasil lab almarhum D, sudah saatnya masyarakat Payakum buh jangan menganggap enteng dengan ancaman wabah pendemik corona virus.

“Mari kita patuhi seluruh imbauan pemerintah terkait Covid-19. Dengan mematuhi sosial dan physical distancing, selalu memakai masker kemana saja, sering cuci tangan dengan sabun, serta hindari kerumunan. Banyak tinggal atau beraktifitas dalam rumah,” kata Riza Falepi.

Positif Corona
di Sumbar Bertambah 2 Orang
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kembali mengumumkan kasus konfirmasi Covid-19. Selasa (21/4) tercatat terjadi penambahan dua orang lagi warga Sumbar yang dinyatakan positif terjangkit Covid-19, sehingga jumlahnya menjadi 76 orang.

“Telah 76 orang terinfeksi COVID-19 di Sumatera Barat. Terjadi penambahan dua orang lagi hari ini,” kata juru bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Sumatera Barat, Jasman Rizal.

Jasman menjelaskan, dua pasien tambahan hari ini berasal dari Kota Padang. Satu orang merupakan laki-laki berusia 34 tahun, yang terpapar dari rekan kerjanya yang sudah lebih dahulu dinyatakan positif terinfeksi.Pasien ini sekarang dirawat di Rumah Sakit Universitas Andalas Padang.

“Satu pasien lainnya juga berjenis kelamin laki-laki, berusia 53 tahun yang terpapar karena kontak dengan pasien positif sebelumnya. Pasien sekarang diisolasi di rumah secara mandiri dengan pengawasan oleh tim medis,” jelasnya. (us)