SITEBA, METRO
Anggota DPD RI asal Sumbar, Muslim M Yatim bagikan 5.000 paket sembako untuk masyarakat terdampak virus corona atau Covid-19. Ribuan paket sembako dibagikan kepada masyarakat di berbagai daerah di Sumbar dengan penyaluran secara langsung.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis pada Sabtu (18/4). Sebanyak 1.000 paket sembako dibagikan dari 5 ribu paket yang akan disalurkan secara berkelanjutan.
Muslim M Yatim saat menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan mengatakan, bantuan sembako tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19.
“Kita membagikan 5.000 paket sembako. Tahap awal sudah dibagikan 300 paket. Sekarang 1.000 paket. Tahap awal sudah dibagikan 1.300 paket,” ujarnya.
Sembako yang akan diterima warga nanti, diantaranya terdiri dari 5 kg beras, 1 liter minyak goreng, dan dua kaleng sarden. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh timnya yang tersebar di berbagai daerah di Sumbar. Tim ini yang langsung mendata masyarakat yang membutuhkan dan mengantarkan langsung ke rumah warga.
Bantuan sembako ini sendiri bersumber dari dana pribadi. “Semua orang terdampak virus corona. Namun, bagi yang bisa membantu, mari membantu mereka yang sangat kesulitan,” ucapnya.
Ia menjelaskan, dampak Covid-19 begitu luas. Oleh karena itu, bantuan dari pemerintah takkan sanggup menyelesaikan permasalahan yang ada. Penerima bantuan yakni masyarakat terdampak Covid-19 terutama yang tidak tercover oleh pemerintah.
Ia menyakini bantuan sembako yang diberikannya tidak akan mampu menjangkau semua masyarakat terdampak Covid-19 di Sumbar. Dengan begitu, ia mendorong masyarakat menggerakan aksi kepedulian terhadap sesama.
“Mari membantu sesama sebisa yang kita mampu. Jika dipersamakan, kita bisa melawan pandemi ini,” sebutnya.
Sementara, Nela salah seorang warga mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan yang diberikan. Bantuan yang diterima ini, memang sangat dibutuhkannya.
Ia berharap bantuan pemerintah dapat turun, agar beban warga ringan dan kesusahan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari tak lagi di keluhkan masyarakat. “Ya, sampai sekarang belum ada bantuan pemko datang,” sebutnya. (ade)





