METRO SUMBAR

IKAFE Unand Serahkan Bantuan untuk Alumni dan Mahasiswa

0
×

IKAFE Unand Serahkan Bantuan untuk Alumni dan Mahasiswa

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO
Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Andalas (IKAFE Unand) melalui pengurus DPC IKAFE Unand Kota Padang menyalurkan bantuan berupa beras dan uang tunai kepada alumni dan mahasiswa fakultas ekonomi Universitas Andalas yang terdampak pelemahan ekonomi akibat wabah pendemi covid 19 di Kota Padang.

Ketua Umum DPP IKAFE Unand , Novrihandri menjelaskan bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban alumni dan mahasiswa fakultas ekonomi Unand yang terkena imbas corona ini. Alumni fakultas ekonomi universitas andalas banyak yang bekerja di sektor informal, karena adanya imbauan pemerintah untuk masyarakat bekerja dari rumah dan berada dirumah, pendapatannya turun drastis. Bantuan ini diharapkan meringankan beban mereka dan diharapkan mereka pun juga bisa dirumah saja.

Hal senada disampaikan oleh Aprison Irsyam selaku Ketua Umum IKAFE Unand DPC Kota Padang, penyerahan ini dilakukan setelah dilakukan pendataan oleh pengurus Ikafe kota padang baik terhadap alumni maupun mahasiswa dengan bekerjasama dengan pihak fakultas ekonomi Unand.

Penyerahan bantuan untuk masing-masing alumni dan mahasiswa berupa beras solok merk eka abrar yang juga dikenal sebagai beras terbaik seberat 10 kg dan juga uang tunai sebesar Rp.250.000,.

Untuk mahasiswa fakultas ekonomi yang tidak dapat pulang kampung karena faktor pertimbangan ketidakmampuan keuangan ataupun memilih lebih aman berada di tempat kos di Kota Padang pun juga diberikan bantuan yang sama. Berdasarkan data dari fakultas ekonomi unand terdapat 58 orang mahasiswa fekon unand yang belum kembali ke kampung halaman masing-masing walaupun perkuliahan dalam bentuk tatap muka sudah dihentikan sampai akhir semester ini.

“Kami melihat dan mencoba memahami kesulitan mereka di tengah pandemi ini dan atas nama kampus, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kepedulian IKAFE Unand kepada mereka (alumni dan mahasiswa),” kata Dekan Fakultas Ekonomi Unand, harif Amali Rivai.

Fadil, mahasiswa ekonomi unand mengatakan, memilih untuk tetap di tempat kos disebabkan karena tidak memiliki uang yang cukup untuk tiket pulang kampung dan juga saat bersamaan orangtua tidak lagi bekerja karena sudah dirumahkan oleh perusahaannya. (rel)