Walikota Pariaman, H Genius Umar bersama pasangannya Wakil Walikota, Mardison Mahyuddin terus bergerak cepat mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) di daerahnya. Segala lini diperhatikan pasangan Walikota dan Wakil Walikota Pariaman itu, agar masyarakatnya tidak terjangkit Covid-19 dan selamat dalam bidang ekonomi.
Kenapa tidak, di Kota Pariaman hingga kini masih ada 11 ribu keluarga miskin. Makanya, dalam kondisi wabah ini, 11 ribu KK miskin tersebut mendapatkan bantuan beras dari pemerintah guna mengurangi beban warga ekonomi lemah karena terdampak wabah Covid-19.
“Kita sekarang membagikan bantuan beras kepada masyarakat dan masing-masing keluarga miskin mendapatkan 10 kilogram beras selama tujuh bulan,” kata Walikota Pariaman, H Genius Umar, kemarin.
Setidaknya, dalam beberapa hari ke depan, pihaknya akan membagikan 130 ton beras kepada warga. Penyaluran beras diserahkan kepada pemerintah desa. Kemudian, pemerintahan terendah itu akan membagikan kepada warga penerima bantuan. “Tujuan penyaluran bantuan ini untuk mengurangi beban warga dalam menghadapi wabah Covid-19,” katanya.
Dikatakan, bantuan beras tersebut bukan untuk penerima Program Keluarga Harapan (PKH) karena penerima manfaat juga mendapatkan bantuan tersendiri dari pemerintah. Selain warga miskin, lanjutnya lansia juga mendapatkan bantuan dari pemerintah melalui Dinas Sosial Kota Pariaman, yang tujuannya untuk meringankan beban dalam menghadapi Covid-19.
Sebelumnya, Kota Pariaman mendapatkan sekitar 100 ton beras dari pemerintah pusat untuk membantu warga miskin di daerah itu, karena perekonomian mereka terdampak langsung penyebaran Covid-19. “Dalam waktu dekat beras ini akan dibagikan kepada warga,” ujarnya.
Lebih jauh dikatakan, pihaknya telah mendatangi Kantor Bulog di Padang bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk bantuan beras tersebut. Tidak hanya itu, Walikota Pariaman memberikan beras kepada wartawan yang bekerjasama dengan Pemko Pariaman sebagai bentuk perhatian pada awak media atau wartawan yang melakoni profesi sebagai garda terdepan informasi Covid-19. “Ini bentuk perhatian dari kami kepada kawan-kawan wartawan yang menjadi garda terdepan dalam penyampaian informasi kepada masyarakat terkait wabah Covid-19,” ungkap Genius Umar.
Genius Umar menjelaskan, beras yang disalurkan untuk awak media yang bekerjasama dengan Pemko Pariaman. “Semua media yang bekerjasama dengan Pemko Pariaman. Masing-masing wartawannya mendapat 10 kilogram beras,” ujarnya.
Sebagai garda terdepan, tentu wartawan juga merasakan dampak dari pandemi corona. “Tentu berpengaruh besar pada usaha kawan-kawan wartawan. Dari segi ini, kami berharap bisa membantu teman-teman wartawan dan lebih bisa fokus dalam menyampaikan informasi pada masyarakat khususnya di Kota Pariaman,” jelas Genius Umar.
Diketahui sebanyak 30 awak media yang bekerjasama dengan Pemko Pariaman yang selalu menginformasikan tentang perkembangan Covid-19. (**)





