METRO PADANG

Bantuan APD Andre Disalurkan ke M Djamil, Puluhan Ribu Masker Dibagikan

0
×

Bantuan APD Andre Disalurkan ke M Djamil, Puluhan Ribu Masker Dibagikan

Sebarkan artikel ini

JATI, METRO
Bantuan alat pelindung diri (APD) yang dijanjikan Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar Andre Rosiade mulai disalurkan ke rumah sakit yang ada di Sumbar. Kamis (9/4), RSUP M Djamil Padang mendapatkan “alat perang” untuk dengan wabah virus corona atau Covid-19 itu. Bantuan diterima Direktur Umum SDM dan Pendidikan M Djamil, Dr dr Dovy Djanas.

Meski Andre tidak hadir, APD itu diserahkan oleh Wakil Ketua 1 DPD Gerindra Sumbar yang juga Ketua DPRD Sumbar Supardi dan Ketua DPC Gerindra Padang yang juga Ketua DPRD Padang Syafrial Kani. Keduanya menyampaikan maaf, karena Andre tak bisa hadir dan mewakilkan kepada keduanya.

Supardi mengatakan, Partai Gerindra akan terus intens memberikan perhatian kepada tenaga kesehatan yang bertugas sebagai garda terdepan dalam menghadapi Covid-19. “Ini bantuan dari Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar dan seharusnya disampaikan Ketua Andre Rosiade. Bantuan ini sebagai bentuk dukungan moril dan materil dalam penanganan wabah ini,” kata Supardi didampingi Syafrial Kani dan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Padang Mastilizal Aye.

Supardi menyebutkan, kebutuhan APD untuk tenaga medis cukup tinggi dan hal ini sebagai bentuk dukungan dari seluruh pihak termasuk partai politik memiliki kewajiban untuk membantu. “Kita mendorong teman-teman lain ikut menyalurkan bantuan APD ini. Tenaga kesehatan tidak bekerja sendiri dalam penanganan kasus ini,” kata dia.

Sementara itu, Dovy Djanas mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepedulian Partai Gerindra terhadap kebutuhan tenaga medis dalam menangani pasien Covid-19. Katanya RSUP M Djamil setidaknya membutuhkan sebanyak 100 APD setiap harinya untuk melayani pasien covid-19. Apalagi setelah rumah sakit ini menjadi rumah sakit rujukan pasien positif corona.

“Sebelumnya kami juga telah berkoordinasi dengan Gubernur Sumbar terkait bantuan alat “eva filter”. Selain itu pihaknya menyampaikan kekurangan tenaga perawat dan bidan untuk pasien Covid-19. Menurut dia pasien COVID-19 berbeda dengan pasien umum kalau pasien umum perawat bekerja dalam tiga shift dan satu shift delapan jam.

Sementara untuk pasien Covid-19, tenaga perawat harus memiliki kondisi yang prima dan sehat sehingga jadwal kerjanya harus lebih singkat yaiti selama empat jam saja. “Hal ini tentu membuat kebutuhan perawat menjadi dua kali lipat dan ini sudah kami sampaikan dan berharap difasilitasi,” kata dia.

25 Ribu Masker
Dihubungi terpisah, Andre Rosiade yang juga anggota Komisi VI DPR RI menyebutkan, sebelum ke RSUP M Djamil, bantuan serupa juga sudah diserahkan timnya ke RS Universitas Andalas (Unand) Padang. Dalam waktu dekat, juga akan ada APD serupa yang diberikan kepada rumah sakit-rumah sakit lainnya di Sumbar.

“Intinya, sebagai kader Gerindra, kami menjalankan amanah yang diberikan oleh Ketua Umum Partai Gerindra Pak Prabowo Subianto. Beliau ingin, semua kader berpartisipasi dalam membantu masyarakat dan paramedis memerangi perkembangan pandemi corona ini. Kalau tidak bersama-sama, yakinlah, pandemi ini akan lama dan susah dihilangkan,” kata ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

Andre mengatakan, selain APD, sekitar 25 ribu masker yang dikirimkannya juga sudah dibagikan oleh 19 DPC Partai Gerindra Kabupaten/Kota di Sumbar. Sudah seluruh ketua DPC turun membagikan masing-masing ribuan masker untuk masyarakat terdampak wabah mematikan ini. Apalagi, saat ini sudah ada kewajiban dari pemerintah yang mengharuskan warga menggunakan masker.

Andre menyebutkan, setelah tahap satu masker dan APD tuntas, dia juga sudah menyiapkan langkah membagi-bagikan ratusan ribu masker di Sumbar. Apalagi, dananya juga sudah disiapkan dan tinggal dialokasikan untuk pembelian masker dan APD medis. “Insya Allah, kami akan fokus membantu masyarakat dalam mengatasi dampak buruk Covid-19,” katanya.

Andre mengimbau semua kader Gerindra, baik yang duduk di DPRD atau tidak, tetaplah fokus membantu masyarakat. Menyisihkan dana untuk membeli apa yang dibutuhkan masyarakat. “Sebelumnya, kami juga telah membagi-bagikan ribuan sembako dan ribuan hand sanitizer. Penyemprotan disinfektan keliling yang tak berhenti, serta pembagian APD medis. Menyusul penyerahan wastafel portabel dan juga disinfektan chamber,” kata Andre. (r)