METRO SUMBAR

Kejari Pessel Siap Awasi Proses Penyaluran JPS

0
×

Kejari Pessel Siap Awasi Proses Penyaluran JPS

Sebarkan artikel ini

PESSEL, METRO
Kepala Kejaksaan Negeri, Kabupaten Pesisir Selatan Donna Rumiris Sitorus SH, M.Hum mengatakan, Kejari Pesisir Selatan akan melakukan pengawalan penyaluran dana stimulus jaring pengaman sosial ( JPS), pada masyarakat terkena dampak ekonominya akibat virus corona ( Covid-19), di Kabupaten Pesisir Selatan.

Donna, menuturkan pengawalan dana stimulus jaring pengaman ( JPS) di Kabupaten Pesisir Selatatan itu sesuai dengan arahan Jaksa Agung ( RI), melalui  Kajati Sumatera Barat.”Kita telah siapkan tim untuk melakukan pengawasan penyaluran dana JPS, di Kabupaten Pesisir Selatan,” ujar Donna Rumiris Sitorus, Kajari Pesisir Selatan, Rabu (8/4).

Donna menambahkan, pengawasan penyaluran dana jaring pengaman sosial ( JPS), hal tersebut untuk mengantisipasi pergeseran serta penyimpangan. Kita akan langsung melakukan pengawalan agar penggunaan dan peruntukan dana bantuan tepat sasaran dan benar-benar untuk penanganan Covid-19.

Baca Juga  Inaugurasi Mahasiswa Angkatan IX Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, Membangun Budaya Humanis dengan Konsep HSSEC

Jika ada di temukan penyimpangan, Kita, akan tindak tegas sesuai Undang – Undang, dan Peraturan berlaku, kata Donna Rumiris Sitorus, SH, M.Hum. “ Tindakan tegas yang akan dilakukan Kejari Pessel, dengan menjerat oknum pelaku dengan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan hukuman maksimal,” ucap Donna.Donna mengingatkan agar jangan sampai ada pemerintah daerah, yang “bermain-main” dengan penyaluran dana bantuan untuk masyarakat yang terkena wabah pandemi Covid-19.

“Gunakanlah untuk penanggulangan Covid-19 ini. Jangan ada yang bermain-main dan mencari keuntungan dengan memanfaatkan dana penanganan Covid-19. Bantuan tersebut harus tepat sasaran dan berguna untuk masyarakat,” tegas Kepala Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan. Upaya pemerintah daerah Pesisir Selatan, dalam penanganan Covid-19 (Corona), di Pesisir Selatan akan menyiapkan anggaran Rp 75 miliar. (rio)

Baca Juga  Lagi, Mahyeldi Mengajak Dukung Konversi Bank Nagari jadi Bank Syariah