METRO SUMBAR

Daerah Terinfeksi Corona, Disemprot Water Canon

0
×

Daerah Terinfeksi Corona, Disemprot Water Canon

Sebarkan artikel ini

PASAMAN, METRO
Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pasaman, Sumatera Barat, kembali mengerahkan unit mobil water canon untuk melakukan penyemprotan cairan desinfektan di wilayah Kecamatan Simpati, Rabu siang (8/4).

Kegiatan tersebut langsung dipimpin oleh Kapolres setempat, AKBP Hendri Yahya. “Kegiatan ini bertujuan membangun rasa optimisme warga agar selalu bersama-sama berperan aktif melawan penyebaran virus covid-19 atau corona, khususnya di daerah ini yang salah satu warganya sudah positif terinfeksi virus tersebut,” kata Kapolres Pasaman saat dihubungi. Rabu (8/4) kemarin.

Menurut dia, peran aktif yang paling utama dan wajib dilaksanakan oleh setiap adalah tetap menjalankan standar protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga  Penyamaan Persepsi RPJMD Pesisir Selatan 2025-2030, Tim HJ-RI Paparkan Visi Misi

Diantaranya, dengan tetap melaksanakan pembatasan jarak fisik dan tindakan mengisolasi diri bagi perantau yang pulang serta orang-orang yang pernah berada dekat atau bersentuhan fisik dengan pasien terinfeksi virus covid-19.

“Kepada institusi terkait diminta agar para medis dan tim medis yang bertugas di Puskesmas setempat segera dilengkapi peralatan pelindung diri sehingga mereka bisa menjalankan tugas kemanusiaan dengan aman,” pintanya.

Kapolres mengungkapkan, dari penelusurannya ke puskesmas tersebut ditemukan fakta kelengkapan alat pelindung diri dan alat rapid rest yang menjadi komponen utama penanganan covid-19, sudah habis terpakai sementara pemetaan notifikasi daerah itu masih ada warga yang harus dilakukan pemeriksaannya.

Terkait kondisi faktual lapangan saat ini terkait pemetaan notifikasi lokal sementara, kepala Puskesmas setempat, Fitria, mengungkapkan jumlah notifikasi sebanyak 150 jiwa dengan jumlah kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 13 jiwa dan satu pasien dalam pengawasan yang sudah dinyatakan positif masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Ahmad Moekhtar (RSAM) Bukittinggi.

Baca Juga  Targetkan Penerima Bantuan PKH Berkurang, Pemkab Lakukan Pembinaan di Dua Nagari

Sementara kata dia, untuk ketersediaan alat penguji rapid test, dan alat perlindungan diri yang telah diterima sebelumnya, sudah terpakai habis dan saat ini masih menunggu pengiriman berikutnya dari pihak dinas terkait.

“Untuk sementara ini kami tetap menjalankan pelayanan sesuai standar prosedur penanganan covid-19, meskipun dengan kelengkapan seadanya,” kata Fitri. (cr6)