METRO PADANG

5 Pasien Positif Corona Asal Padang Membaik

0
×

5 Pasien Positif Corona Asal Padang Membaik

Sebarkan artikel ini

AIAPACAH, METRO
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani, mengatakan kondisi lima orang pasien positif corona asal Padang sudah menunjukan tanda-tanda membaik. Namun masih belum melewati masa inkubasi.

“Alhamdulillah, kondisi mereka pada umumnya membaik. Semoga saja dalam beberapa waktu ke depan mereka bisa segera sembuh,” sebut Feri Mulyani, Kamis (2/4) di Media Center Balaikota Padang.

Ia menjelaskan, lima orang pasien positif itu adalah pasien nomor urut 1 dirawat di rumah, pasien nomor urut 2 dirawat di RSUP M Djamil. Kemudian pasien nomor urut 4 dirawat di RSUP M Djamil, pasien nomor urut 5 dirawat secara mandiri di rumah. Kemudian pasien nomor urut 6 dirawat di RSAM Bukittinggi.

Baca Juga  Peringatan Gugurnya Bagindo Aziz Chan, Pj Wako Padang Ziarah ke TMP Kusuma Bhakti Bukittinggi

Feri Mulyani menambahkan, nantinya setelah mereka melewati masa inkubasi selama 14 hari, mereka akan dites lagi. Jika negatif, maka dia belum bisa dikatakan sembuh. Sesuai SOP, mereka harus menjalani dua kali tes dalam jarak pemeriksaan selama dua hari.

“Jika hasil tes keduanya sama-sama negatif, maka baru pasien yang bersangkutan dinyatakan sembuh,” tukasnya.

Sebelumnya diketahui, bahwa pasien corona nomor urut 3 telah meninggal dunia. Dengan wabah berbahaya ini, Feri Mulyani mengimbau semua warga agar mematuhi aturan aturan yang telah disampaikan. Yakni menjaga jarak, sering mencuci tangan, memakai masker, menjauhi keramaian, meningkatkan daya tahan tubuh dan upaya-upaya lainnya.

Baca Juga  Pedagang Ayam se-Kota Padang Dukung Mahyeldi

Dari lama dinkes.padang.go.id hingga pukul 16.37 WIB, jumlah positif corona di Padang sebanyak enam orang yang tersebar di Lubuk Begalung, Padang Timur dan Kototangah.
Kemudian yang meninggal ada satu orang, empat negatif dan satu orang menunggu hasil.

Sementara itu, pelaku perjalanan dari negara/area terjangkit (PPT/OTG) ada 2.895 orang, orang dalam pemantauan (ODP) ada 75 orang dan pasien dalam pengawasan ada 11 orang. (tin)