PADANG, METRO
H Refrizal mendorong pemerintah daerah di Sumbar untuk melakukan karantina wilayah secara terbatas. Hal ini untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di Sumbar. Apalagi di Sumbar sudah ditemukan warga yang positif terjangkit virus corona.
H Refrizal menyesalkan sikap pemerintah pusat yang belum jelas sikapnya terkait pemberlakuan karantina wilayah atau lockdown. Oleh karena itu, H Refrizal mendorong pemerintah daerah di Sumbar, baik Pemprov, Pemkab/Pemko untuk mengambil inisiasi melakukan karantina wilayah.
H Refrizal mengungkapkan, sejumlah daerah di Sumbar sudah mengambil inisiatif melakukan karantina wilayah seperti Kota Payakumbuh. “Pemerintah daerah harus segera mengambil sikap untuk mela kukan karantina wilayah, jangan sampai terlambat,” ujar H Refrizal yang pernah menjabat sebagai anggota DPR RI tiga periode ini.
H Refrizal menilai, perlunya pemerintah daerah melakukan karantina wilayah agar wabah Covid-19 ini tidak menyebar lebih luas lagi. Sebab, bila virus corona ini menyebar lebih luas, pemerintah tentu akan kesulitan untuk mengatasinya. Ini dikarenakan keberadaan rumah sakit, tenaga medis dan alat pelindung diri (APD) yang terbatas saat ini.
“Pemerintah sudah memberikan imbauan kepada warga untuk berada di rumah. Namun pemerintah juga harus bergerak melakukan karantina wilayah, jangan menunggu lagi. Bila semua bergerak, maka penyebaran virus corona bisa dicegah dan diatasi,” tegas H Refrizal yang merupakan wakil ketua Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.
Selaku Ketua Umum Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP), H Refrizal meminta kepada perantau terutama yang berasal dari Padangpariaman untuk tidak pulang kampung dulu.
Hal ini sesuai dengan imbauan Bupati Padangpariaman kepada perantau dengan Nomor: 050/418/DPMD/III-2020 tertanggal 26 Maret 2020.
Dalam imbauan itu, Bupati Padangpariaman meminta kepada perantau untuk sementara waktu menunda/mempertimbangkan kembali rencana kepulangan ke kampung halaman. Hal ini mengingat semakin meluasnya penyebaran Covid-19.
Menurut H Refrizal, bila memang perantau sangat penting dan darurat untuk pulang kampung, tak apa-apa. Namun kalau tak urgen, lebih baik di rantau saja sampai Covid-19 ini hilang.
Kepada masyarakat, H Refrizal berharap untuk menaati imbauan pemerintah. Misalnya dengan disiplin melakukan karantina mandiri, batasi kontak, jauhi kerumuman, dan sering mencuci tangan. Kalau tak ada hand sanitizer, bisa menggunakan sabun. Kemudian, masyarakat diharapkan menerapkan pola hidup sehat.
“Kemudian, tak lupa juga kita beribadah kepada Allah. Berdoa, berzikir, baca Alquran. Semoga badai virus corona ini bisa cepat berlalu,” harapnya.
H Refrizal mengungkapkan, timnya di lapangan telah memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak akibat isolasi mandiri di Padangpariaman. Kemudian, pihaknya juga turut melakukan penyemprotan disinfektan. (uki)





