PESSEL, METRO
Tidak mau kalah dari pembicaraan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati 2020 di Kabupaten Pesisir Selatan, Corona Virus Disease (COVID-19), saat ini menjadi omongan masyarakat di warung – warung, pasar dan kedai – kedai. Padahal, politik Pilkada Bupati dan Wakil Bupati 2020 tidak kalah dari pembicaraan virus Covid 19.
Pantuan POSMETRO di Painan, serta sejumblah titik lainya ada di Kabupaten Pesisir Selatan, spanduk dan baliho bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Selatan 2020 -2024 sudah mulai ramai. Menghiasi beberapa sudut di Painan, Kabupaten Pesisir Selatan.
Nama Hendrajoni dipastikan akan siap turun kembali pada Pilkada bakal calon Bupati Pesisir Selatan 2020.
Ketua DPW NASDEM Provinsi Sumatera Barat, saat ini menjabat Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni tetap menegaskan jika akan maju pada Pilkada Bupati Pesisir Selatan 2020 mendatang. “ Berbagai persoalan pekerjaan rumah di Pesisir Selatan masih ada, sesuai visi terwujudnya masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan yang mandiri, unggul, agamais, dan sejahtera.
Pasangan pada Pilkada tahun lalu, Drs. Rusmayul Anwar, dalam pemaparan visi dan misi dihadapan para penggurus DPC. Partai Golkar Pesisir Selatan beberapa minggu yang dahulu, menegaskan siap maju pada Pilkada Bupati Pesisir Selatan 2020.
Mantan Ketua DPRD Pessel Dedi Rahmanto Putra mengatakan bawah akan siap bertarung dalam Pilkada Bupati Pesisir Selatan tahun 2020.
Politisi muda Faldo Maldini dengan mengusung selogan “ Saraso Pasisie “, juga akan turun pada Pilkada Bupati Pesisir Selatan tahun 2020.
Sedangkan Purnawirawan TNI Asmil Ilyas ketika dihubungi Pos Metro, beberapa hari yang lalu mengatakan bahwa “ Inyah Allah “dirinya siap untuk ikut maju pada Pilkada Bupati Pesisir Selatan tahun 2020.
Tidak kalah dengan lainya, nama Ali Tanjung, Hamdanus, Risnaldi Ibrahim, Syaiful Ardi, Burhanuddin, Jhon Satri, dan Purnawirawan TNI Asmil Ilyas, Cipta Panca Laksana, Moral Adenansi, dan Yosy Afianto. Dan beberapa nama senior politik di Kabupaten Pesisir Selatan.
Ketua KPU Pessel, Epaldi Bahar mengatakan, atas hal tersebut sebagaimana instruksi dari KPU RI untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Pihaknya telah memberlakukan absen manual, yang biasa memakai absen elektronik.
Untuk pelaksanaan jadwal Pilkada tetap, dimulai sejak 1 Oktober 2019, sedangkan untuk pemilihan, bakal dilaksanakan pada 23 September 2020. “Sampai saat ini proses tahapan yang ada di KPU Pessel berjalan seperti biasa, waPlaupun sedang dalam antisipasi virus corona,” kata Epaldi. (rio)





