SAWAHLUNTO, METRO
Pemko Sawahlunto meliburkan seluruh sekolah dari SLTA, SLTP, SD dan TK/PAUD selama 11 hari kalender, dimulai dari tanggal 23 Maret 2020 sampai dengan 02 April 2020.
Hal ini dikatakan Walikota Sawahlunto Deri Asta untuk mengantisipasi dan meminimalisir dampak corona virus desease 2019. Dengan mengeluarkan Intruksi Walikota berdasarkan surat nomor: 800/234/Disdik.1/Swl/2020.
“ Iya benar surat edaran dikeluarkan untuk antisipasi dan pemutusan penyebaran virus corona. Kita selalu waspada akan dampak penyebaran Covid 19 ini bagi warga kita di lingkungan pemerintahan Kota Sawahlunto,” ujar Walikota Deri Asta ketika dikonfirmasi media, Jumat (20/3).
Poin poin yang terdapat dalam Instruksi Walikota tersebut meliputi, kegiatan belajar mengajar di rumah masing masing, pendidik memberikan tugas sesuai dengan program pembelanjaran yang telah direncanakan, guru/pendidik memantau KBM di rumah melalui HP/WA orang tua.
Selama KBM di rumah pelajar dilarang keluar kota dan melakukan aktivitas di luar rumah (berkumpul di keramaian), orang tua diharapkan memantau KBM para pelajar dirumah, para pelajar yang kedapatan ada ditempat keramaian akan ditindak oleh Satpol PP, dan pelaksanaan ujian bagi kelas XII tetap dilaksanakan sesuai jadwal.
Menurut pantauan media dihari minggu ini 22 Maret 2020, setelah berlakunya Instruksi Walikota Sawahlunto, kondisi jalanan lengang dan sepi. Sepertinya warga masyarakat pun memiliki kekhawatiran atas merebaknya wabah virus corona covid 19 ini. (cr2)





