PADANG, METRO
Pascaterjadinya longsor di Jalan Raya Padang-Solok, batas kota KM 1, Kamis (19/3) pukul 17.50 WIB yang menyebabkan jalan tertutup oleh material longsor sehingga tidak bisa dilewati oleh kendaraan yang melintas akhirnya kembali normal sekitar pukul 23.00 WIB. Namun, pengendara harus tetap waspada melintasi jalan berliku nan terjal itu.
“Sebenarnya sekitar pukul 21.00 WIB jalan sudah bisa di lewati hanya saja bagi kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat saja. Sekitar pukul 23.00 WIB barulah akses jalan kembali normal dan lancar setelah di lakukan pembersihan material longsor,” ujar Kasi Kedaruratan BPBD Kota Padang Sutan Hendra, Jumat (20/3).
Dilanjutkan Sutan, untuk membersihkan material longsor, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Padang bekerja sama dengan TRC PT Semen Padang, dan satu unit ekskavator milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Solok di Lubuk Lasih.
Ditambahkan oleh Sutan Hendra, kejadian longsor yang disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kota Padang juga menyebabkan satu unit kendaraan terseret material longsor.
“Luas longsor ada 10 X 20 meter, dan material juga menimpa satu unit mobil minibus merek Toyota Avanza. Untuk korban nihil, namum untuk kendaraan mengalami rusak berat,” katanya.
Selain tanah longsor, Sutan Hendra menjelaskan bahwa hujan yang terjadi di Kota Padang juga menyebabkan kejadian pohon tumbang di beberapa titik yang menyebabkan terhambat akses jalan dan menimpa rumah warga.
“Data yang berhasil kami himpun pertama pohon tumbang menimpa rumah warga yang ada Jalan Sawah Liek, Kelurahan Kampung Olo, Kecamatan Nanggalo sekitar pukul 18.30 WIB. Kemudian di Jalan Raya Padang-Painan kawasan Bukit Lampu pohon tumbang menghambat akses jalan,”jelas Sutan Hendra.
Kasatlantas Polresta Padang AKP Sukur Hendri Saputra mengatakan, jajaran Lantas yang dibantu oleh personel Polsek Lubukkilangan melakukan pengaturan lalu lintas semenjak terjadinya longsor hingga material longsor berhasil di bersihkan.
“Awalnya saat kejadian yang menutupi jalan, sehingga menyebabkan kendaraan tidak bisa melintas sehingga anggota Lantas di tempatkan di kawasan Indarung melakukan pengawasan dan memberhentikan kendaraan yang akan menuju Solok,”ujar Sukur.
Sekitar pukul 21.00 WIB, akses jalan berhasil dibuka setelah sebagian material longsor berhasil di bersihkan, namun masih di berlakukan sistem buka tutup hingga material longsor benar-benar di bersihkan secara keseluruhan.
“Saat itu yang bisa lewat hanya kendaraan roda 2 dan roda 4 saja dengan sistem buka tutup, baru pukul 23.00 WIB kondisi jalan kembali normal dan lancar setelah di bersihkan,”pungkas Sukur. (r)





