PASAR RAYA, METRO
Pedagang Pasar Raya Padang resah dengan penyebaran virus corona yang makin mengganas. Pengunjung sepi. Mereka meminta BPBD segera melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Raya.
Penyemprotan ini diharapkan bisa mengembalikan kepercercayaan pembeli untuk berkunjung ke Pasar Raya. Karena saat ini terjadi pengurangan pengunjung hingga 60 persen. “Sepi sekali sekarang pembeli. Langanan pun kurang,” sebut Nasrul (50), salah seorang tokoh pedagang di Blok II Pasar Raya Padang.
Ia berharap penyemprotan bisa segera dilakukan sehingga penularan virus semakin kecil. Tak hanya lorong-lorong pasar, pedagang juga meminta agar Masjid Nurul Islah yang ada di lantai 4 Blok 1 juga disemprot. Hal ini agar pedagang yang beribadah setiap hari di sana bisa shalat dengan tenang.
“Kami berharap BPBD segera turun dan melakukan penyemprotan,” sebut Nasrul lagi.
Pedagang lainnya, Ef (45) juga berharap demikian. Sudah saatnya Pasar Raya disemprot, karena selama ini tak pernah dilakukan. Jika melihat mobilisasi massa, maka Pasar Raya cukup rentan terjadi penularan. Pembeli bercampur dan keluar masuk setiap hari.
“Tolong lakukan segera menyemprotan agar kami para pedagang merasa aman dan nyaman dan pengunjungpun tidak was-was,” sebut Ef.
Anggota DPRD Kota Padang, Budi Syahrial meminta BPBD segera melakukan penyemprotan di Pasar Raya. Tak hanya itu, yang paling diperlukan menurutnya adalah hand sanitizer gratis buat masyarakat khususnya pedagang.
Hal ini terang Budi, karena pada saat transaksi jual beli, pedagang tak bisa lepas dengan uang. Sementara uang sangat rentan unuk ditempeli virus. “Kita berharap selain penyemprotan, tolong bagikan juga hand sanitizer gratis pada pedagang,” cetus Budi.
Jika saat ini Pemko mengeluhkan susahnya mendapatkan hand sanitizer ungkapnya, saat ini dengan swakelola sendiri, produk tersebut bisa dibuat. “Tolong juga ajarkan masyarakat membuatnya,” sebut Budi.
Kepala BPBD Kota Padang, Barlius mengatakan pihaknya saat ini sedang sibuk melakukan penyemprotan ke tempat-tempat umum. Termasuk pasar. Namun khusus untuk Pasar Raya masih dibicarakan mengenai waktunya. “Nanti kapan jadwalnya kita bicarakan dulu dengan tim,” sebut Barlius. (tin)





