BUKITTINGGI, METRO
Upaya antisipasi penyebaran virus corona terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Bukittinggi, seperti hari ini dengan mulai menutup seluruh objek wisata. Kebijakan itu diputuskan Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, usai melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah fasilitas umum di objek wisata Taman Panorama.
Sebagai langkah antisipasi virus corona, Pemerintah Kota Bukittinggi kembali mengambil kebijakan serius. Kali ini Wali Kota bersama Wakil Wali Kota, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memutuskan untuk menutup seluruh objek wisata di Bukittinggi.
Ramlan Nurmatias menjelaskan, langkah ini menjadi bentuk antisipasi dari pemerintah kota Bukittinggi dalam menangani penyebaran virus corona atau covid-19.
“Ditutupnya seluruh kawasan objek wisata seperti panorama, TMSBK, Benteng dan objek wisata lainnya, karena hampir seluruh wilayah di Sumatera Barat juga meliburkan sekolah,” terangnya.
Dalam hal ini sambung Ramlan Nurmatias, timbul kekhawatiran karena libur dimanfaatkan siswa dan keluarga untuk berwisata ke Bukittinggi.
“Untuk itu, kita putuskan untuk menutup sementara, minimal sampai akhir bulan ini. Kita lihat perkembangannya nanti. Karena mencegah lebih baik dari mengobati,” ungkapnya.
Ramlan Nurmatias menjelaskan, saat ini Rumah Skait Achmad Mochtar (RSAM) telah menerima dua orang pasien yang diduga mengalami suspect corona, satu berasal dari Kabupaten Tanah Datar dan satu dari Kabupaten Agam, ditambah satu dari Kota Bukittinggi yang sudah dirawat pada kamar isolasi sejak beberapa hari lalu.
“Informasi terakhir, pasien dari Kabupaten Agam, kita kirim ke M Djamil Padang, karena kondisinya terus menurun. Dari Batusangkar masih di RSAM dalam perawatan. Belum ada hasilnya dan belum dapat dipastikan positif atau negatif corona. Yang penting ditangani dulu oleh pihak rumah sakit,” sebutnya.
Ramlan Nurmatias menambahkan, Pemko Bukittinggi terus mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan, menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
“Kurangi aktivitas di luar rumah untuk sementara waktu. Ini menjadi urusan kita bersama. Mari bersama kita upayakan antisipasi corona di Bukittinggi khususnya. Kesehatan masyarakat lebih penting,” tukasnya. (pry)





