Sumber Daya Manusia (SDM) sangat perlu dalam segi apapun, karena dengan SDM bisa menggenjot semua bidang, terutama bidang ekonomi. “Suksesnya masyarakat terlihat ekonominya meningkat, makanya SDM ini perlu ditingkatkan terus agar ekonomi masyarakat yang mayoritas pedagang ini menjadi daya saing jual yang tidak kalah dengan yang lain,” ungkap Ketua DPRD Kota Bukittinggi Herman Sofyan saat melaksanakan Reses ke Dapil Pemilihan Masa sidang II Tahun 2020 di Kelurahan Tarok Dipo, Senin (16/3)
Herman menuturkan, reses yang dilaksanakan merupakan salah satu upaya untuk menyerap dan menjemput aspirasi masyarakat. Reses menjadi salah satu kegiatan rutin setiap Anggota DPRD, setiap masa sidang.
“Kemudian kita di Dewan Perwakil Rakyat Daerah Kota Bukittinggi bersama Pemerintah Daerah terus berupaya melakukan berbagai terobosan demi menggenjot ekonomi masyarakat Kota Bukittinggi agar daya saing perdagangan terus meningkat,” kata Herman.
Kemudian, uuntuk peningkatan ekonomi masyarakat Kota Bukittinggi khususnya kaum ibu-ibu sudah membuka celah, yakni membuka pelatihan bagi kaum ibu-ibu untuk meningkatkan SDM agar mereka bisa paham bagaimana berdagang tidak monton saja seperti tahun-tahun sebelumnya. “Dan pelatihan ini sudah kita laksanakan pada tahun sebelumya,” jelas Herman.
Program ini terus dimaksimalkan agar mereka paham bagaimana berdagang memberikan keuntungan dari berbagai aspek. Di samping itu berharap kepada masyarakat agar selalu menerapkan ilmu yang mereka dapat saat pelatihan tersebut, karena kalau tidak digunakan tentu hal ini mumbazir dan diyakini ekonomi masyarakat akan terus statnan bahkan bisa menurun kalau SDM mereka tidak di kembangkan,padahal mereka sudah mempunyai bekal.
Tidak itu saja kita juga membuka celah bagi masyarakat yang kurang mampu sudah sediakan program-program yang bisa memberikan mereka bantuan. Dan bantuan ini sudah ada pos-posnya. Nah kalau masyarakat pengen mendapatkan bantuan tersebut tentu harus ikuti aturan prosedur yang ada agar bisa di berikan bantuan
“Kita ingin masyarakat terbebas dari Bank 46 lanjut Herman Sofyan,Karena Bank 46 ini sangat menyengsarakan masyarakat, kita ingin masyarakat berpindah ke bank-bank yang memberikan bunga yang ringan,agar masyarakat tidak terkenan terus,” ujar Herman.
Tidak itu saja kita juga kebersihan kota terus dijaga,menginggat adanya virus Corona sudah menerjang daerah-daerah lain. Maka hal ini tentu perlu diwaspadai juga.
Beraktivitasnya yang perlu-perlu saja. Selalu mencuci tangan usai melaksanakan aktifitas, usahakan membuang sampah pada tempat yang sudah di sedikan.
Herman berharap, pelatihan bagi kaum -ibu yang di adakan selama ini bisa membawa perubahan secara drastis bagi ekonomi masyarakat kota Bukittinggi,khususnya bagi para pedagang. (pry)





