PASAMAN, METRO
Diduga hendak mengantarkan pesanan kepada pembali, seorang pengedar narkotika jenis sabu ditangkap Satresnarkoba Polres Pasaman di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di sebelah SPBU Pertamina Sawah Panjang, Kecamatan Lubuk Sikaping. Selasa (17/3) sekitar pukul 02.30 WIB.
Hebatnya, pelaku berinisial FH (42) warga Padang Rajo Jorong IV Koto Barat, Kenagarian Kinali, Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat itu hampir saja berhasil mengelabui petugas. Pasalnya, sabu seberat 46,52 gram yang akan dijualnya, disembunyikan di dalam bemper mobil Toyota Calya yang dikemudikan pelaku.
Kapolres Pasaman, AKBP Hendri Yahya mengatakan, penangkapan itu berawal dari informasi dari masyarakat bahwa akan ada orang yang akan melintas dan membawa narkotika jenis sabu ke daerah Pasaman. Setelah mendapatkan informasi tersebut pihaknya melakukan pembuntutan, pengintaian dan patroli di daerah Kecamatan Rao sampai Kecamatan Lubuk Sikaping.
“Sekitar pukul 01.30 WIB di SPBU Kauman, Kecamatan Rao Selatan kita melihat satu unit mobil dengan gelagat sopir yang mencurigakan. Kita langsung mengikuti mobil tersebut menuju Kecamatan Lubuk Sikaping Pasaman,” kata AKBP Hendri Yahya, Selasa (16/3).
AKBP Hendri Yahya menambahkan, setiba di jalan lintas yang bertempat di sebelah SPBU Sawah Panjang, Kecamatan Lubuk Sikaping, pihaknya kemudian melakukan penghadangan terhadap mobil dan kemudian melakukan penggeledahan di dalam mobil.
“Sewaktu dilakukan pemeriksaan awalnya anggota kita menemukan satu unit timbangan digital warna silver. Kita terus melakukan pemeriksaan terhadap bagian-bagian mobil. Di bagian luar, kita melihat bemper mobil tutupnya seperti sudah dibuka. Kita kemudian membuka tutup palang dan melihat ada bungkusan lakban warna hitam yang ternyata isinya adalah narkotika jenis sabu,” ungkap AKBP Hendri Yahya.
AKBP Hendri Yahya menjelaskan, pihaknya masih terus mendalami kasus peredaran sabu dalam jumlah cukup banyak tersebut. Dari hasil pemeriksaan, diduga pelaku akan mengantar sabu tersebut keapda pembeli.”Kita akan dalami darimana sumber sabu dan siapa saja jaringannya,” pungkas AKBP Hendri Yahya. (cr6)





