PARIAMAN, METRO
Untuk mewujudkan satu keluarga yang sejahtera dan bahagia, selain peranan dari keluarga, peran serta dari Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), juga ikut andil untuk menciptakan keluarga yang harmonis tersebut, salah satunya dengan cara memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada kader kb, dan juga pasangan usia subur (pus) untuk ikut berperan aktif dalam menyukseskan program keluarga berencana di Indonesia.
Silvia Yunirahma, dan Rijalul Fitra, dua orang petugas PLKB Kecamatan Pariaman Tengah ini dan yang lainnya, juga punya peranan besar dalam suksesnya setiap pencapaian program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Kota Pariaman.
Sila, begitu panggilan sehari-hari dari Silvia Yunirahma ini, menyampaikan dalam wawancaranya dengan tim peliput media center kota pariaman di salah satu rumah aseptor kb yang sedang dikunjunginya di jalan baru kemarin, bahwa untuk mensukseskan pencapaian dari program KKBPK tersebut, mereka sebagai PLKB memang harus turun kelapangan, untuk memberikan penyuluhan dan pembinaan kepada kader, masyarakat, dan pus, akan pentingnya ber-KB.
“Kunjungan itu kami utamakan buat mereka yang menjadi sasaran untuk pelayanan KB, seperti pus yang sudah mempunyai anak lebih dari dua orang, khususnya bagi pus yang mempunyai ekonomi lemah untuk mau ikut membantu pemerintah dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat dibidang pengendalian penduduk ini, demi kesejahteraan keluarga mereka kedepannya, dan dalam bekerja kami juga ikut menjalin kerjasama dengan kader dan bidan desa,” ungkap Sila.
“Selain itu ketika turun kelapangan PLKB harus punya kemampuan dan menguasai ilmu yang akan disampaikannya ke masyarakat dan juga pus, dan kami juga harus punya kesabaran dalam menghadapi bermacam tingkah laku masyarakat dan pus yang akan dikunjungi dan dibina serta diberikan penyuluhan tentang arti pentingnya program dari KKBPK tersebut,” katanya lebih lanjut.
Untuk itu PLKB harus mampu memberikan pemahaman yang sebaik-baiknya kepada para peserta keluarga berencana (KB), karena tanpa ada dukungan pemahaman kualitas yang dimiliki oleh petugas lapangan itu, akan membuat pembinaan dan penyuluhan yang mereka berikan itu tidak akan ada artinya.
Walau banyak suka dan duka yang kami hadapi ketika turun kelapangan, kami anggap itu sebagai cambuk dan ujian bagi kami untuk bisa bekerja lebih baik lagi. Semoga apa yang kami kerjakan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat, dan bisa membantu pemerintah kota pariaman untuk ikut mensejahterakan masyarakat kota pariaman ini melalui program dari KKBPK (efa)





