BERITA UTAMA

Satu Keluarga Tewas Ditabrak Truk

0
×

Satu Keluarga Tewas Ditabrak Truk

Sebarkan artikel ini

Kecelakaan maut merenggut nyawa satu keluarga saat melintasi jalan raya Bukittinggi-Payakumbuh, Km 8 Padangtarok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Selasa (26/4) pagi.
AGAM, METRO–Kecelakaan maut merenggut nyawa satu keluarga saat melintasi jalan raya Bukittinggi-Payakumbuh, Km 8 Padangtarok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam. Iswandi (40) bersama dua anaknya yang masih anak-anak tewas mengenaskan di lokasi. Sementara sang istri, kritis dan dilarikan ke RSAM Bukittinggi.
Laka maut, Selasa (26/4) pukul 06.15 WIB itu, membuat warga yang berada di dekat kantor Wali Nagari Padangtarok itu, menjerit histeris. Warga menyaksikan empat orang tergeletak bersimbah darah di jalan. Sementara truk nahas yang menabrak satu keluarga ini berada tak jauh dari para korban.
Nahasnya, sopir truk Colt Diesel BA 8146 EU melarikan diri saat melihat korban sudah tak bergerak. Diduga kuat, sopir ketakutan dan membiarkan begitu saja truk di lokasi.
”Dari laporan warga diketahui satu keluarga, suami istri bersama dua anaknya mengendarai sepeda motor Honda Revo tanpa nomor polisi. Seluruh korban sudah bersimbah darah dengan keadaan tubuh sudah mengenaskan,” ungkap Kasat Lantas Polres Bukittinggi AKP Rio Sigal Hasibuan, kepada POSMETRO kemarin.
Menurut keterangan warga, kecelakaan terjadi sangat cepat. Sehingga warga pun tidak melihat kemana sopir truk kabur melarikan diri. Saat melihat para korban sudah meregang nyawa, warga berusaha menolong.
”Tapi, tiga orang sudah tewas di lokasi yakni, Iswandi bersama dua anaknya, Rama (7) dan Tasya (5). Sedangkan ibu dari kedua anak itu, Rita Disyanti (38) masih bernyawa, dan segera dilarikan ke RSAM Bukittinggi,” ulas AKP Rio.
Tim Identifikasi Polres Bukittinggi di lokasi kejadian, kemarin mengungkapkan diduga sopir truk mengemudikan truk dalam kondisi mengantuk. Laka maut itu masih sangat pagi, sekitar pukul 06.15 WIB dan lokasi kejadian masih sepi.
Menurut AKP Rio, hasil pemeriksaan beberapa saksi truk datang dari arah Payakumbuh menuju Kota Bukittinggi. Truk dalam nampak oleng sehingga menabrak sepeda motor Honda Revo yang dikemudikan oleh Iswandi, warga Kotobaru, Simalanggang, Kabupaten Limapuluh Kota.
”Truk oleng, sopir diduga kuat mengantuk, sehingga tidak melihat ada sepeda motor datang dari arah berlawanan. Sopir juga mengemudikan kendaaran dengan kecepatan tinggi. Ini dilihat dari posisi truk yang rebah kuda di lokasi,” jelas AKP Rio.
Sedangkan, sepeda motor korban terseret hingga 12 meter. Korban Iswandi, Rama dan Tasya langsung tewas seketika di lokasi. Diduga kuat, ketiga korban terhempas dan mengalami luka berat di kepala dan bagian tubuh lainnya. Sementara, satu korban Rita Disyanti, kritis.
”Kita masih memburu sopir truk itu, dan truks sudah diamankan di Mapolres untuk proses penyelidikan. Ketiga korban sudah diserahkan ke pihak keluarga, dan satu korban masih dirawat intensif,” pungkasnya. (wan)