METRO PADANG

Imbas Corona, Jahe Merah Langka

0
×

Imbas Corona, Jahe Merah Langka

Sebarkan artikel ini

PASAR RAYA, METRO
Sejak mewabahnya virus corona, jahe mulai diserbu masyarakat. Saat ini, jahe merah di Pasar Raya Padang langka. Sementara jahe putih, harganya mengalami kenaikan.

Pantauan POSMETRO, Kamis (12/1), pedagang yang biasanya menjual berbagai jenis tanaman rimpang itu mulai mengeluhkan stok dagangan mereka. “Jahe merah sudah habis diborong orang,” sebut Risma (30), salah seorang pedagang.

Ia mengungkapkan, sebelum isu corona merebak, jahe merah tidak terlalu dicari masyarakat. Namun sejak adanya virus corona, jahe mulai diserbu orang. Akibatnya, ketersediaanya menjadi sangat langka.

“Dulu sebelum ada isu corona, jahe merah hanya segelintir orang saja yang membeli. Tapi sekarang keberadaanya malah menghilang. Kalaupun ada, lebih cepat habis,” ujarnya.

Menurutnya, perbedaan jahe merah dengan jahe putih adalah pada rasanya. Jahe putih agak panas. Sementara jahe merah tidak. Namun yang paling tinggi kadar cucurmin pada kedua jahe tersebut adalah jahe merah. Kadar cucurmin ini dikatakan bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

Di Pasar Raya Padang, harga satu kilogram jahe putih dijual Rp20 ribu. Padahal biasnya cuma sekitar Rp10 ribuan. Begitu juga dengan jahe merah. Harganya lebih mahal lagi. Selain mahal, barangnya juga tak ada.

“Susah cari jahe merah sekarang. Yang masok tak ada. Stoknya terbatas,” sebut Andi (45), pedagang lainnya.

Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat mengajak masyarakat menanam tanamam rimpang di pekarangan rumah masing-masing. Dinas Pertanian siap menerjunkan penguluh pertanian untuk memberikan pengetahuan tentang cara menanam tanaman rimpang tersebut di polybag.

“Silahkan bentuk berkelompok. Silahkan ajukan permohonan kepada kita untuk meminta pendampingan penyuluh agar sukses menanam jahe, kunyit dan temulawak di pekarangan masing-masing,” sebut Syahrial.

Menurutnya, tanaman temulawak, jahe dan kunyit sangat mudah tumbuh. Meski di pekarangan yang sempit. Cukup mengambil tanaman tersebut yang sudah agak tua. Letakan di media tanam. Lalu akan muncul tunas. Tanaman yang bertunas itu bisa dipindahkan ke polybag.

“Cara tanam sangat mudah. Mari kita bertanam rimpang di pekarangan masing-masing,” sebutnya. (tin)