PURUS, METRO
Ketua DPD Gerindra Sumbar Andre Rosiade menegaskan, seluruh kader Partai Gerindra Sumbar solid mendukung kembali Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina DPP Gerindra. Hal itu ditegaskan Minggu (8/3) usai Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) yang diikuti DPD, DPC Kabupaten/Kota serta organisasi sayap Gerindra di Hotel Mercure Padang.
“Rapimda kami gelar untuk menghadapi Kongres yang akan diadakan April 2020 di Hambalang. Kami seluruh pengurus DPD Sumbar dan 19 Kabupaten/Kota se-Sumbar, meminta kesediaan Pak Prabowo Subianto untuk menjadi Ketum periode 2020-2025. Kami akan mengirimkan surat untuk DPP Gerindra yang ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris DPD dan seluruh DPC Kabupaten/Kota,” kata Andre didampingi Ketua Dewan Penasehat DPD Sumbar Nasrul Abit, Sekretaris DPD Ismunandi Sofyan serta seluruh Ketua DPC Kabupaten/Kota.
Alasan penetapan ini, kata Andre, karena mendengar aspirasi dari kader-kader di PAC dan DPC. Juga mendengarkan aspirasi dari masyarakat yang masih ingin Prabowo memimpin Gerindra. Pengurus juga menilai, sosok Prabowo masih sangat dibutuhkan membuat Gerindra lebih berkontribusi membangun Bangsa ke depan. Agar kader-kader tetap solid bergerak membangun Indonesia.
Ditanya soal status Prabowo yang kini menjadi Menteri Pertahanan, Andre mengaku tak masalah tetap memimpin Gerindra. “Pak Prabowo sudah enam bulan menjadi menteri dengan kinerja baik. Hal itu tidak mengganggunya memimpin Gerindra. Baik dalam rapat-rapat partai. Konsolidasi kader dan lainnya. Jadi, tidak ada masalah menjadi menteri dan juga Ketum Gerindra,” kata Andre yang juga anggota Komisi VI DPR RI ini.
Andre menegaskan, di Gerindra Sumbar tidak ada satupun calon lain yang diapungkan selain Prabowo Subianto. “Pak Prabowo adalah calon tunggal yang kami inginkan untuk memimpin Gerindra Sumbar. Dari hati kader-kader Gerindra, tak ada nama lain, hanya Prabowo,” kata Andre yang ditanyai soal ada pengakuan dukungan DPD lain untuk Sandiaga Uno memimpin Sumbar.
Andre mengatakan, jelang ditutupnya Rapimda, ada juga pembicaraan tentang Pilkada Sumbar dan Kabupaten/Kota. Dari aspirasi DPC dan sayap partai seperti Tidar, Satria, Kesira dan lainnya, memang mengapung, calon yang diusung harus kader Gerindra sendiri.
“Sudah saatnya kader Gerindra menjadi Gubernur Sumbar. Dulu sebelumnya (2015) kader kami menjadi wakil Gubernur. Insya Allah sekarang jadi Gubernur. Dengan harapan pembangunan Sumbar akan lebih baik dan pertumbuhan ekonomi menjadi 7 persen,” kata Andre yang langsung melirik Nasrul Abit di sebelahnya.
Andre menegaskan, dari aspirasi itu, nama Nasrul Abit menjadi satu-satunya yang mewakili kader Gerindra untuk diusung menjadi calon Gubernur Sumbar. “Kami serahkan keputusan finalnya kepada Pak Prabowo. Semoga Maret ini sudah diumumkan dan bisa langsung dideklarasikan. Soal wakil juga tergantung Pak Prabowo dan Pak NA,” kata Andre yanga tak menampik nama Bupati Agam Indra Catri mengapung dan berpeluang mendampingi NA. (r)





