METRO SUMBAR

Pasca Ambruk 2017 Lalu, Pembangunan Jembatan Sikabu Telan Biaya Rp. 25 Miliar

0
×

Pasca Ambruk 2017 Lalu, Pembangunan Jembatan Sikabu Telan Biaya Rp. 25 Miliar

Sebarkan artikel ini

PDG.PARIAMAN, METRO
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Padangpariaman Budi Mulya menyatakan  pembangunan jembatan Sikabu di Kacamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padangpariaman dimulai pada Maret tahun 2020 dengan anggaran Rp 25 miliar pasca amburuk tahun 2017.

“Pengerjaan jembatan kita perkiraan selesai pada Agustus 2020,” kata Budi Mulya, kemarin.

Katanya, jembatan tersebut ambruk karena dimakan usia, namun untuk memudahkan mobilitas warga setempat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memasang jembatan darurat hingga kini. Jembatan darurat tersebut hanya dapat dilewati oleh kendaraan ringan padahal sarana itu akan digunakan untuk akses utama menuju Stadion Utama Sumbar yang dalam waktu dekat akan digunakan untuk pembukaan MTQ Nasional.

Dikatakan, tahun ini BNPB siap membangun jembatan tersebut secara permanen yang panjangnya 100 meter dan lebar tujuh meter dengan sistem beton prategang atau prestressed. “Sekarang pengerjaan jembatan sudah masuk tahap lelang pengerjaan fisik,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan, ia berharap pembangunannya berjalan baik sehingga dapat difungsikan sebelum pembukaan MTQ Nasional yang dilaksanakan pada Agustus 2020.

Sebelumnya Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni mengharapkan BNPB segera membangun jembatan Sikabu yang ambruk pada 2017 karena akses utama menuju Stadion Utama Sumbar.

“Bulan ini saya ke Jakarta untuk menemui pihak BNPB agar jembatan ini bisa segera dibangun,” kata Ali Mukhni.

“Rencananya pada 2018 pihak BNPB akan membangun jembatan tersebut namun karena sejumlah daerah di Indonesia dilanda bencana maka pembangunannya tertunda. pentingnya pembangunan jembatan tersebut yaitu tidak saja sebagai akses transportasi warga setempat namun juga untuk menuju ke Stadion Utama Sumatra Barat,” tabahnya (efa)