Oleh : Reviandi
SEJUMLAH Bupati di Sumbar telah memasuki dua periode dan tak bisa lagi mencalonkan diri pada Pilkada serentak 23 September 2020. Mereka adalah Bupati Padangpariaman Ali Mukhni, Indra Catri (Agam), Yusuf Lubis (Pasaman), Yuswir Arifin (Sijunjung) dan Gusmal (Kabupaten Solok). Dua nama lainnya Syahiran (Pasbar) meninggal dunia dan Muzni Zakaria (Solsel) ditangkap KPK.
Artinya, peta persaingan di Pilkada semakin terbuka dan menarik bagi banyak pihak. Salah satu yang diunggulkan adalah pasangan para Bupati selama menjabat satu atau dua periode. Mereka adalah para wakil Bupati. Peluang mereka “naik kelas” menjadi Bupati cukup terbuka dan dukungan juga mulai mengalir. Tapi jangan sok yakin dulu, karena lawan juga menilai ini adalah peluang.
Seperti di Kabupaten Agam, Wabup Trinda Farhan Satria dinilai cukup mendapat respon publik. Setidaknya dari hasil rilis survei Arah Baru Center Sumbar yang menempatkannya nomor satu dengan 18,6 persen. Tentunya hal itu membuat mantan dosen Fakultas Teknik Unand itu makin bersemangat dengan hasil itu.
Sementara, yang menguntit di bawahnya Ketua DPW PPP Sumbar Hariadi (16.0), Taslim (13,5), Arianto (8.2) dan Andriwarman (5.2). Meski jaraknya cukup tipis, tapi dengan jabatan yang masih melekat sebagai Wabup, rasanya tak begitu sulit bagi Trinda untuk menang. Caranya dengan patner koalisi yang tepat baik partai atau Cawabupnya. Trinda yang kader PKS, bisa saja meniru jejak Mahyeldi yang awalnya juga menjadi Wakil Wali Kota-nya Fauzi Bahar di Kota Padang.
Berbeda dengan di Agam, Wakil Bupati Sijunjung Arrival Boy kurang mendapat tempat menurut hasil survei. Yang namanya moncer adalah Kepala Bappeda Sijunjung Benny Yuswir dengan 22,8 persen. Anak Bupati saat ini Yuswir Arifin itu meninggalkan mantan anggota DPR RI Endre Saifoel atau H Wen dengan 19,1 persen. Di belakangnya ada Pepen (11,8) dan Syafrizal (7,3). Sementara, Arrival Boy yang digadang-gadang akan mencoba naik kelas belum masuk empat besar dengan persentase di bawah 5 persen.
Nasib yang masih cukup mujur dialami Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur. Meski partainya (wartawan utama)





