AGAM, METRO
Diduga akibat korsleting listrik, tiga unit rumah yang mana dua diantaranya merupakan Rumah Gadang di Jorong Biaro, Kenagarian Biaro Gadang, Kecamatan IV Angkat, Kabupaten Agam, ludes terbakar, Sabtu (29/2) sekitar pukul 16.00 WIB. Beruntung dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Namun, pemilik rumah Romi (40), pemilik Rumah Gadang Irse Danora (57) dan Fitra Iswaldi (33) mengalami kerugian hingga ratusan juta. Pasalnya, api yang dengan cepat menyebar dan membesar membuat seluruh barang perabotan tak diselamatkan. Apalagi ketika kejadian peghuni sedang tidak ada di rumah.
Armada pemadam kebakaran dari Kabupaten Agam dan Bukittinggi yang datang ke lokasi memadamkan api sempat terkendala karena akses jalan ke lokasi sempit. Meskipun begitu, petugas tetap berusaha memasukkan mobil pemadam ke lokasi. Satu jam melakukan penyemprotan, api berhasil dijinakkan dan dipadamkan.
Komandan Regu Dinas Kebakaran Kabupaten Agam, Alex mengatakan, sumber api tidak bisa dipastikan, hanya saja api terlihat membesar dari rumah Irse Danora yang dalam keadaan kosong. Api yang membakar bagian atas rumah gadang itu dengan cepat menjalar ke rumah gadang milik Fitra di sebelahnya dan menjalar ke rumah lainnya dekat itu, yaitu rumah permanen milik Romi.
“Beberapa warga yang mengetahui kejadian itu langsung berupaya menolong memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun tidak begitu membantu sebab api dengan cepat membesar, serta susahnya sumber air sekitar lokasi kejadian. Selain itu, masyarakat juga tidak bisa terlalu mendekat, karena panasnya api membakar bangunan yang sudah lama itu dan mudah terbakar,” ujar Alex.
Alex menjelaksan, mobil pemadam didatangkan dari Agam dan Bukittinggi. Api bisa dijinakkan setelah seluruh bangunan rata jadi tanah dan tidak satupun barang-barang di dalam rumah yang bisa diselamatkan termasuk satu unit sepeda motor milik Irse. ”Kalau kerugian ditaksir ratusan juta,” ujarnya.
Kapolres Bukittinggi melalui Kapolsek IV Angkat Candung, AKP Indra Zepri menjelaskan, walaupun kuat dugaan api berasal kosrleting arus pendek listrik, namun pihaknya masih menyelidiki kemungkinan lain asalnya api.
“ Untuk memastikan datangnya api, masih kita selediki dan kerugian belum didata seluruhnya. Informasi awal korsleting listrik. Tapi untuk memastikan tentu harus ada pembuktian terlebih dahulu,” terang AKP Indra. (pry)





