A YANI, METRO
Persatuan Orang Tua Murid dan Guru (POMG) SDIT Permataku mengadakan kegiatan seminar parenting, Minggu (1/5) di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang. Kegiatan ini diikuti sebanyak 250 peserta yang merupakan orang tua, murid dan dewan guru SDIT Permataku.
Kepala Sekolah SDIT Permataku, Mustafa mengharapkan, semoga dengan adanya kegiatan ini memberikan efek yang besar dalam meningkatkan kualitas karakter anak-anak yang berakhlakul karimah. Kemudian sesuai dengan tuntunan Alquran serta sunnah yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Dia menambahkan, pengasuhan dan pendidikan karakter anak yang baik merupakan hal yang sangat penting dalam pembentukan kualitas mereka di masa depan. Baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat yang nantinya akan mempengaruhi kualitas karakter bangsa.
“Dalam menghadapi era globalisasi dan digital seperti sekarang, dimana informasi begitu mudah didapat, maka diperlukan adanya pengetahuan orang tua mengenai pola asuh anak yang sesuai dengan norma-norma agama dan norma-norma sosial,” ujarnya kemarin (1/3).
Kegiatan yang setiap tahun dilakukan ini, lanjut Mustafa, juga sebagai wujud mensinergikan antara pendidikan umum dan agama supaya terintegrasi. Lebih-lebih dalam menghadapi zaman sekarang ini.
“Jadi kita tidak hanya membekali ilmu-ilmu saja, akan tetapi juga menanamkan pondasi agama supaya anak didik tidak terpengaruh oleh perkembangan zaman,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua POMG SDIT Permataku, Hendri Dodi mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk wujud kegiatan dari POMG. Seperti, kegiatan permata peduli, kajian syariah, family gathering dan parenting.
Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pengasuhan yang memfokuskan pada peningkatan keterampilan komunikasi orang tua, ustadz dan ustadzah kepada anak. Tema kegiatan ini yaitu, “Dengan Kegiatan Parenting Kita Wujudkan Kehidupan Anak Serta Keluarga Yang Lebih Baik”
“Semoga kegiatan ini bermanfaat bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan keluarga terutama untuk anak-anak. Serta mudah-mudahan mendapatkan manfaat positif sehingga tercipta sopan santun, rajin belajar, bermartabat dan bermoral sehingga efeknya berimbas kepada sekolah yang maju dan berkem bang,” pungkasnya. (cr1)





