TANAHDATAR, METRO
Sudah tidak saatnya lagi persentase peruntukan pembangunan fisik 70 persen berbanding 30 persenuntuk non fisik.”Tidak relevan lagi dengan kondisi saat ini,” kata anggota DPRD dari Fraksi PKS, saat mengemukakan pandangannya pada musrenbang Kecamatan Rambatan, di Aula Kantor Kematan tersebut, Rabu (26/2).
Selama ini alokasi 70 persen untuk pembangunan fisik telah menampakkan hasil cukup signifikan, namun peningkatan SDM yang menjadi salah satu unggulan Luhak nan Tuo masih jalan ditempat atau mengalami kemerosotan dengan maraknya peredaran dan pelaku penyalahgunaan narkotika serta penyakit masyarakat lainnya.
Untuk itu, Abu Bakar berharap adanya upaya yang nyata dalam penguatan lembaga lembaga unsur yang ada di nagari melalui pelatihan-pelatihan dan kegiatan-kegiatan bernilai positif serta rasa kepedulian dari semua pihak.
“Saya akan perjuangkan sekuat tenaga upaya peningkatan SDM dengan merangkul potensi umat yang nanti akan berujung meningkatnya ekonomi masyarakat,” pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, camat Rambatan Liza Martini memaparkan prioritas pembangunan, baik dibidang fisik maupun non fisik yang menjadi usulan untuk Musrebang kabupaten ditahun anggaran 2021 setelah melalui tahap demi tahap dan juga telah menjadi kesepakatan dari nagari-nagari yang ada.
Musrembang kecamatan kali ini dihadiri Kepala Baperlitbang Alfian Jamrah, Forkopinca, kepsek formal dan informal se kecamatan Rambatan dan undangan laiinya ditutup dengan sesi tanya jawab tentang kondisi pembangunan yang telah berjalan. (ant)





