PADANG, METRO
Jelang liga Asosiasi Sepakbola Kota (Askot) PSSI Padang digelar, klub legenda Kota Padang. PS Machudum’s melakukan ujicoba dengan tim PS Gempar di lapangan Imam Bonjol Padang, Senin sore (24/2).
“Kita bangga dengan pemain-pemain PS Machudum’s. Mereka bermain dengan sepenuh hati dan ikhlas. Hanya agar sepakbola di Padang dan Sumbar pada umumnya dapat bangkit kembali,”ucap Suparman, pendiri PS Machudum’s yang baru dilaunching ini.
Ulil, pelatih klub legendaris ini menyebut bahwa latihan-latihan yang dilakukan selama ini sudah bagus. Terlihat dari hasil laga ujicoba perdana ini, PS Machudum’s 7-0 PS Gempar.
“Kami akan memperbanyak laga ujicoba untuk meningkatkan performa pemain,” ucap Suparman yang juga mantan pemain di klub ini.
Sore itu Klub PS Machudum seakan-akan menunjukkan kembali bahwa kejayaan masalalu akan kembali.Sebab dibabak pertama, dengan teknik bermain menyerang banyak peluang-peluang yang belum termanfaatkan dengan baik. Baru pada menit ke 20 sebuah gol tercipta lewat tendangan Toni yang berkolaborasi dengan Ervan.
Tak mau kalah dari teman se tim nya, Ervan juga berhasil mengguncang gawang PS Gempar pada menit ke 5. Dan selanjutnya seolah mencoba kesuksesan gol pertama, berdua dengan Toni, Ervan kembali menciptakan gol dikandang lawan. 3-0 di babak pertama.
Empat gol kembali tercipta di babak kedua. Pemain lain yang belum berkontribusi, mulai menunjukkan keahlian menggiring bola menuju gawang lawan. Rehan, Robi dan Farel juga turut merobek-robek gawang PS Gempar.
Menyikapi pemain-pemain yang berbakat ini, Suparman mengatakan Sepakbola di Sumbar tidak maju-maju karna sering dijadikan ajang untuk bisnis. Manajemen dan pengurus-pengurus tidak menjalankannya dengan sepenuh hati.
“Klub sepakbola seharusnya bukan ajang bisnis. Tapi dengan olahraga suatu daerah dapat maju dan berkembang,” ucap Suparman pengusaha yang turut mensupport kegiatan PS Machudum’s ini. (jes)





